Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat bercampur gembira mewarnai kawasan Perum Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (23/08/2026). Ratusan warga memadati lokasi untuk menghadiri Pengajian Akbar dan Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan penceramah kondang KH Anwar Zahid.
Acara keagamaan ini, turut dihadiri langsung Bupati Sidoarjo Subandi bersama Ketua TP PKK Sidoarjo, Sriatun Subandi serta jajaran Forkopimda. Kehadiran dai kenamaan yang akrab disapa Abah Anza ini menjadi magnet utama. Karena gaya ceramahnya yang jenaka tapi sarat makna berhasil membuat jamaah bertahan hingga akhir acara.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus mendoakan kemajuan daerah.
"Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Sidoarjo dan bangsa Indonesia senantiasa menjadi daerah dan negara yang lebih baik, maju dan sejahtera. Semoga Allah SWT menjadikan kita masyarakat yang religius, berakhlak mulia serta istiqamah dalam menjaga persatuan," ujar Bupati Subandi.
Baca juga: Bupati Subandi Tegaskan Kolaborasi Pemkab dan Seluruh Ormas Jadi Kunci Utama Kemajuan Sidoarjo
Subandi juga menekankan pentingnya penguatan karakter masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan di tengah modernisasi zaman. Diantaranya
keteladanan akhlak yakni mengajak warga menjadikan Rasulullah SAW sebagai role model dalam kehidupan sehari-hari, gotong royong dan menjaga silaturahmi. Hal itu menjadi fondasi karakter penguatan nilai agama dinilai menjadi pilar utama membawa Sidoarjo menuju masa depan yang penuh keberkahan.
"Apalagi, daya tarik tausiyah renyah dari KH Anwar Zahid memberikan pencerahan spiritual dengan penyampaian yang mudah dicerna masyarakat luas," ungkapnya.
Baca juga: Peringati HUT ke 81 RI, Pemkab Sidoarjo Aksi Solidaritas Gempa NTT Kumpulkan Donasi Rp 100 Juta
Sementara rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan serta kemajuan Kabupaten Sidoarjo dan Indonesia. Sedangkan sarga menyimak seluruh prosesi kegiatan dengan antusias dan tertib. Ary/Waw
Editor : Redaksi