Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

republikjatim.com
BBM GRATIS - MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo kegiatan "Jumat Berkah" identik dengan pembagian nasi bungkus, kali ini membagi ratusan kupon BBM jenis Pertamax gratis bagi para pengemudi ojol di SPBU Keramean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (31/07/2026).

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menghadirkan inovasi menarik dalam aksi sosial rutinnya. Jika biasanya kegiatan "Jumat Berkah" identik dengan pembagian nasi bungkus, kali ini Ormas ini, membagikan kupon Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax secara gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Sidoarjo.

​Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo, H Mursidi mengatakan keputusan beralih ke pembagian BBM merupakan hasil evaluasi internal kepengurusan. Menurutnya, sudah banyak pihak yang membagikan nasi bungkus di hari Jumat. Sehingga Pemuda Pancasila memilih program yang memberikan nilai manfaat lebih dirasakan langsung oleh pengemudi ojol dan masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Cegah Bocor, Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

​"Jumat Berkah itu, memang diawali dari kegiatan pembagian nasi bungkus. Setelah kita evaluasi, karena banyaknya Jumat Berkah berupa nasi bungkus, kami pengurus memutuskan Jumat Berkah BBM gratis ini jauh lebih memberikan manfaat langsung ke warga yang membutuhkan," ujar H Mursidi saat di lokasi kegiatan di SPBU Keramean, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

​Pilihan jenis bahan bakar pun sengaja diarahkan ke Pertamax (non-subsidi). Hal ini, lanjut pria yang akrab disapa Abah Mur ini dilakukan bukan tanpa alasan. Melainkan, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dan pekerja lapangan.

"Agar mereka terbiasa menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan tanpa bergantung pada BBM bersubsidi," ungkapnya.

​Respons dari para pengemudi ojol terbilang sangat luar biasa. H Mursidi menceritakan pada pelaksanaan awal program ini, antusiasme penerima manfaat sempat melonjak jauh melebihi estimasi awal panitia. Saat itu, target rutinnya sebanyak 200 kupon per Jumat. Akan tetapi, di awal realisasi perdana tembus sampai 558 kupon terbagi dari total 600 kupon yang dipesan.

Baca juga: Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

​"Hari pertama targetnya sebenarnya 200 kupon, tetapi karena tingginya antusiasme dan koordinasi lapangan, kita siapkan 600 dan habis sampai 558 kupon dalam satu kali kegiatan. Untuk hari ini dan pekan berikutnya, target kita tetap 200 kupon saja. Akan tetapi, kalau antrean membludak, konsekuensinya kupon akan tetap kita tambah agar rekan-rekan ojol tidak kecewa," jelas Abah Mur didampingi pengurus MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo lainnya.

​Lewat gerakan ini, H Mursidi mengimbau dan mengetuk hati para pengusaha serta pemilik rezeki lebih lainnya di Sidoarjo agar ikut tergerak mengulurkan tangan. Mursidi berharap program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dapat disalurkan secara langsung dan transparan seperti aksi sosial yang mereka gelar.

​"Harapan saya kepada orang yang mempunyai rezeki lebih, ikut peduli meringankan beban masyarakat Sidoarjo. Masa Pemuda Pancasila saja bisa, pengusaha-pengusaha lainnya tentu juga sangat bisa. Saya mengetuk hatinya agar berbuat demi Sidoarjo yang makmur," pintanya.

Baca juga: Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Sementara H Mursidi mengakui usaha ini tidak hanya berhenti di pengemudi motor atau ojol saja. Rencananya, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo juga tengah mengaji rencana program berikutnya yang ditujukan untuk para sopir angkutan umum (angkot) yang kian terdampak perkembangan zaman saat ini.

​"Ke depan kami cita-citakan program BBM jenis Solar gratis khusus untuk angkutan umum seperti sopir angkot Isuzu dan lainnya. Kalau kendaraan pribadi mobil tidak perlu disantuni, tapi untuk para sopir angkut umum ini yang perlu dipikirkan menjadi program ke depan berikutnya," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru