Diserempet Truk Tangki Minyak, Teras Rumah Warga Karangbong Gedangan Roboh Desa Tanyakan AMDAL Lalin Perusahaan

republikjatim.com
AMBRUK - Nasib naas menimpa Eka Trisnawati warga Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo yang teras rumahnya di pinggir jalan desa roboh usai diserempet truk tangki berukuran besar yang mengangkut minyak, Minggu (26/07/2026) dini hari.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib naas menimpa Eka Trisnawati, warga Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Teras rumahnya yang berlokasi di pinggir jalan raya desa mendadak roboh usai diserempet truk tangki berukuran besar yang mengangkut minyak, Minggu (26/07/2026) dini hari.

​Insiden itu, dibenarkan Kepala Desa Karangbong, Bambang Asmuni. Menurutnya, kecelakaan terjadi akibat ukuran kendaraan yang terlalu besar dan tidak sebanding dengan kondisi lebar jalan desa itu. 

Baca juga: Peringati Harkopnas ke 79, Bupati Subandi Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi di Sidoarjo

​"Hari Minggu dini hari tadi ada truk besar melintas di depan rumah Ibu Eka Trisnawati. Tiba-tiba truk menyerempet bagian depan hingga teras rumahnya roboh," ujar Bambang Asmuni saat dikonfirmasi, Senin (27/07/2026).

​Bambang menjelaskan peristiwa ini hanyalah puncak gunung es dari masalah infrastruktur yang sudah lama dikeluhkan warga. Kawasan Desa Karangbong dikenal memiliki banyak perusahaan industri. 

"Sayangnya, tidak didukung lebar jalan yang memadai untuk kendaraan berbobot berat," ungkapnya.

Baca juga: Bersama Ustadz Hanan Attaki, Lautan Jamaah Padati Masjid Agung Sidoarjo Saat Peringatan Satu Dekade Ummi Peduli

​Bambang membeberkan sejumlah faktor krusial yang menyelimuti kawasan itu. Diantaranya tidak ada Amdal Lalin. Bahkan, seluruh perusahaan di Desa Karangbong disinyalir belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin). Selain itu, usulan perluasan jalan dengan pihak desa mengaku sudah pernah mengajukan perluasan jalan itu, akan tetapi hingga kini belum ada realisasi infrastruktur yang mendukung.

"​Tingginya angka kecelakaan dan  ketiadaan regulasi dan kelayakan jalan ini sering memicu kecelakaan lalu lintas, baik yang menyebabkan korban luka-luka hingga memakan korban jiwa. Dampak jalan desa yang sempit digunakan kendaraan besar-besar," ungkapnya.

​Meski mengalami kerugian material yang tidak sedikit akibat kerusakan teras rumahnya, Eka Trisnawati mengaku tidak ingin menuntut hal yang berlebihan dari pihak pengelola truk.

Baca juga: Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga, KB TK Al Muslim Sidoarjo Gaungkan Gerakan ABAKU

​"Saya tidak minta ganti rugi yang muluk-muluk. Pokoknya rumah saya dikembalikan dan dibetulkan seperti sediakala," pinta Eka Trinawati.

Karena itu, warga berharap kejadian ini menjadi teguran keras bagi pemerintah daerah dan pengelola kawasan industri di Karangbong, Kecamatan Gedangan.

"Hal ini, agar segera membenahi infrastruktur jalan serta ketertiban lalu lintas kendaraan berat sebelum memakan lebih banyak korban lagi," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru