Desain Selesai, Solusi Macet Gedangan Depan Mata Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Proyek Flyover Senilai Rp 400 Miliar

republikjatim.com
DESAIN - Bupati Sidoarjo Subandi mastikan perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) rampung sepenuhnya saat paparan desain gambar dan video 3D jembatan layang itu, di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Jumat (26/06/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar baik bagi warga Sidoarjo dan para pelaju yang kerap terjebak kemacetan di kawasan Gedangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah tancap gas mendorong percepatan pembangunan Flyover Gedangan.

​Demi memastikan mega proyek ini berjalan sesuai target, Pemkab Sidoarjo menggelar paparan detail mengenai desain gambar dan video 3D jembatan layang itu, di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Jumat (26/06/2026).

Baca juga: Tiga Ruang Kelas SDN Waung Ambruk, Pemkab Siapkan Perbaikan Rp 800 Juta Bupati Subandi Ingatkan Jaga Kualitas Pekerjaan

​Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan tahap perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) telah rampung sepenuhnya. Saat ini, fokus utama Pemkab Sidoarjo berada pada proses pembebasan lahan yang sudah memasuki tahap sosialisasi kepada warga terdampak.

​"Proses pembebasan lahan sedang berjalan dan sosialisasi sudah dilakukan. Kami menargetkan proses appraisal (penilaian harga tanah) selesai pada bulan Juli mendatang.  Sehingga pembayaran bisa dicairkan pada Agustus. Targetnya, akhir tahun ini, seluruh lahan sudah siap," ujar Subandi mantap usai pertemuan percepatan pembangunan Flyover Gedangan.

​Untuk menyokong kebutuhan anggaran pembebasan lahan yang diperkirakan mencapai Rp 400 miliar, Pemkab Sidoarjo telah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 miliar pada APBD murni. Kekurangannya akan segera ditutupi melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026.

"Kami berkomitmen untuk terus mengawal ketat setiap progres proyek ini. Harapannya, agar konstruksi fisik Flyover Gedangan bisa mulai direalisasikan Tahun 2027 dan menjadi solusi permanen mengurai kemacetan parah di kawasan tersebut," pinta Subandi.

Baca juga: Gerakan Satu ASN Satu Pohon, Wabup Mimik Idayana Hijaukan Sidoarjo dengan Tanam 1.300 Pucuk Merah

​Di sisi teknis, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, M Mahmud menjelaskan ada beberapa poin krusial dalam desain yang kini sedang dikoordinasikan secara intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan PT KAI.

​Beberapa poin penting dalam penyesuaian desain itu, diantaranya

​Integrasi Stasiun KA: Koordinasi khusus terkait posisi stasiun KA yang berada di sebelah barat perempatan.

​Antisipasi Jalur Ganda (Double Track): Ketinggian Flyover harus disesuaikan untuk mengantisipasi proyek double track KA yang ditargetkan melintas di perempatan Gedangan Tahun 2029.

Baca juga: Dukung Pertanian Modern, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Tulangan

​Fasilitas Putar Balik (U-Turn) yang Luas: Lajur putar balik akan diperlebar demi memfasilitasi manuver kendaraan bertonase besar seperti truk tronton yang kerap melintas.

​Sentuhan Estetika Hijau: Pemkab Sidoarjo mengusulkan pembuatan taman di bawah kolong Flyover agar wajah kota tetap terlihat asri, hijau dan estetik.

​"​Proyek infrastruktur besar ini, nantinya akan membentang mulai dari sisi utara (di dekat Bank BCA Gedangan) hingga ke selatan mendekati pertigaan perumahan Puri Surya Jaya. Tercatat, setidaknya ada 105 bidang lahan yang masuk dalam daftar pembebasan demi kelancaran proyek ini," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru