Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses seleksi jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo memasuki babak baru yang kian sengit. Setelah resmi ditutup pada 28 Mei 2026 kemarin, panitia seleksi (Pansel) mencatat animo luar biasa dengan total 67 pelamar yang mendaftar untuk mengisi tiga posisi strategis. Yakni Direktur Utama, Direktur Operasional dan Direktur Pelayanan Perumda Delta Tirta Sidoarjo.
Namun tiga direksi lama tidak ada yang mencalonkan diri kembali. Diantaranya Direktur Utama Dwi Hari Soeryadi, Direktur Pelayanan Fathikul Faizun dan Diretir Operasional dan Teknik Saifuddin.
Tingginya minat para profesional untuk memimpin perusahaan daerah air minum ini, sempat mencuri perhatian publik hingga mendapat sorotan khusus dari DPRD Sidoarjo. Masyarakat menuntut agar seluruh proses rekrutmen berjalan dengan transparansi penuh.
"Kami minta rekrutmen Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo dilaksanakan secara transparan, sesuai kompetensi dan tidak ada unsur titipan dalam seleksinya," ujar Ketua DPRD Sidoarjo, H Abdillah Nasih kepada republikjatim.com, Senin (01/06/2026).
Menanggapi hal itu, Bupati Sidoarjo Subandi memberikan jaminan kuat. Ia menegaskan proses seleksi kali ini akan dikawal dengan ketat agar menghasilkan pemimpin yang kompeten.
"Seleksi dilakukan secara terbuka, profesional dan bersih dari praktik titipan," tegas Subandi, memastikan tidak ada ruang bagi orang dalam dalam proses seleksi kali ini.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan, posisi Direktur Pelayanan menjadi formasi yang paling diminati oleh para pelamar. Namun, setelah melewati tahap verifikasi berkas yang ketat, dari 67 pelamar Pansel resmi mengumumkan 30 nama-nama yang berhak melaju ke tahapan berikutnya.
Berdasarkan pengumuman resmi di kanal Pemkab Sidoarjo dan situs resmi Perumda Delta Tirta, berikut adalah rincian kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi:
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Ruang Aman Pecinta Balap Motor dan All 2 Stroke di Kota Delta
Dengan tersaringnya 30 kandidat terbaik ini, persaingan dipastikan akan semakin ketat pada tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Publik Sidoarjo kini menaruh harapan besar agar direksi yang terpilih nantinya mampu membawa perubahan signifikan. Terutama, dalam meningkatkan kualitas distribusi dan pelayanan air bersih di Kota Udang.
Seluruh perkembangan terkait tahapan seleksi lanjutan akan terus dipublikasikan secara transparan melalui kanal resmi pemerintah daerah. Harapannya, agar masyarakat dapat ikut mengawal lahirnya manajemen baru Perumda Delta Tirta yang bersih dan profesional dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ary/Waw
Editor : Redaksi