Sidoarjo (republikjatim.com) - Kemajuan teknologi informasi dan pengaruh perilaku terhadap tumbuh kembang masyarakat Sidoarjo, dibutuhkan layanan psikologi dan konseling terpadu. Harapannya, agar mampu mewujudkan keluarga sejahtera mental.
Menjawab tantangan itu, Alaya Psikologi Center siap memberikan pelayanan home therapy, terapi individu, shadow teacher, konseling, screening tumbang, art therapy, journaling dan workshop.
Pemilik Alaya Psychology Center (APC),
Farra Laila, M Psi bersama tim profesional siap menggandeng masyarakat mewujudkan rumah aman untuk pertumbuhan, pulih dan berkembang.
"Tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, membuat Alaya Psychology Center dengan manajemen baru mulai Agustus 2025 menjadikan layanan pusat terapi anak spesial terpadu," ujar Farra Laila saat ditemui di sela-sela Konsultasi Gratis terkait Tumbuh Kembang dan Mental Health di Pijar Caffe, JL Ponti Sidoarjo, Selasa (19/05/2026).
Lebih jauh Farra menjelaskan kegiatan konsultasi gratis digelar tiap hari Minggu, 17, 24 dan 31 Mei, untuk program intervensi dini dan berkelanjutan bagi anak spesial yang dirancang secara personal. Kegiatan itu, sinergi antara terapis profesional dan keterlibatan aktif keluarga.
"Dari konsultasi gratis, selain menjalin komunikasi aktif dengan calon klien, Alaya juga menyediakan layanan konseling individu, pasangan dan keluarga dengan pendekatan empatik, holistik dan berbasis bukti ilmiah untuk menjawab permasalahan yang ada," ungkapnya.
Berkaitan dengan tenaga terapis, Farra yang juga alumni UIN Sunan Ampel Surabaya dan S 2 Untag Surabaya ini, memastikan sesuai dengan kompetensi dan sertifikasi dengan melibatkan tenaga profesional. Visi APC sendiri berpusat di Perumahan Magersari Permai blok Z Sidoarjo dan Perumahan Griya Mapan Santoso BC 16 Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo menjadi mitra terpercaya bagi keluarga dalam mewujudkan kesejahteraan mental keluarga.
"Termasuk, optimalisasi tumbuh kembang anak spesial melalui pendekatan profesional dan holistik," tegasnya.
Selain itu, kata Farra pihaknya juga
menyelenggarakan asesmen dan diagnosis psikologi yang akurat sebagai landasan terapi yang efektif. Bahkan juga membangun kolaborasi multidisiplin antara psikolog, terapis, orangtua dan sekolah.
"Kami juga mengedukasi masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran dan penerimaan terhadap anak - anak berkebutuhan khusus agar bisa tumbuh berkembang secara normal," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi