Antusiasme Warga Tinggi, Pemkab Sidoarjo Maksimalkan Berbagai Layanan Publik Saat CFD Pertama Usai Lebaran

republikjatim.com
CFD - Car Free Day (CFD) Sidoarjo kembali digelar dengan antusiasme masyarakat memanfaatkan hari bebas bermotor di JL A Yani Sidoarjo dengan ratusan UMKM dan berbagai layanan, Minggu (12/04/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Car Free Day (CFD) Sidoarjo kembali dilaksanakan, Minggu (12/04/2026). Antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan hari bebas kendaraan bermotor di JL A Yani Sidoarjo terlihat cukup tinggi. Ratusan UMKM juga terlihat memenuhi sisi Timur JL A Yani yang memang dikhususkan untuk berjualan. 

Pelaksanaan kembali CFD setelah libur Ramadhan itu juga dimanfaatkan 
Pemkab Sidoarjo untuk memaksimalkan layanan publik. Seperti layanan pembayaran pajak daerah oleh Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo (BPPD) Pemkab Sidoarjo serta konsultasi layanan perizinan berusaha oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo. 

Baca juga: Laporan Balik Subandi Kandas di Polda Jatim, Rahmat Muhajirin dan Pengacara Sesalkan Penggiringan Opini Dana Pilkada

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo juga ikut memberikan layanan kesehatan gratis. Tiga Puskesmas diterjunkan untuk memberikan layanan gratis berupa cek gula darah serta tensi darah. Seperti yang dilakukan Puskesmas Gedangan, Puskesmas Wonokasian serta Puskesmas Ganting. 

Layanan kesehatan gratis itu, juga diikuti rumah sakit swasta seperti RSU Citra Medika, RSU Anwar Medika serta RSU Rahman Rahim dan RSU Bunda Sidoarjo. Layanan donor darah oleh unit donor darah PMI Sidoarjo juga turut hadir dalam setiap kesempatan CFD Sidoarjo. 

Tidak ketinggalan Polresta Sidoarjo juga ikut menghadirkan layanan publik 
seperti perpanjangan SIM A dan C serta pembuatan SKCK. Layanan Samsat keliling Jawa Timur juga hadir pada CFD Sidoarjo pagi tadi. Bahkan, layanan Perpustakaan keliling juga hadir untuk memanjakan pengunjung CFD. 

Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo, Noer Rachmawati yang hadir dalam CFD Sidoarjo mengatakan layanan pembayaran pajak daerah sengaja dihadirkan pada pelaksanaan CFD Sidoarjo. Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah. Bahkan, BPPD Pemkab Sidoarjo juga bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim untuk menghadirkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Layanan itu, dapat diperoleh melalui mobil Samsat Keliling Jatim. 

"Alhamdulillah banyak yang memanfaatkan, karena mungkin kalau masyarakat ingin melakukan pembayaran pajak dihari biasa terkendala kerja. Kalau disini sekalian berolahraga atau berjalan-jalan bisa melakukan pembayaran pajak," ujar Noer Rachmawati yang akrab disapa Ima ini.

Baca juga: Balita Gibran Septian Ditemukan Meninggal di Sungai Kalikajang, Berjarak 13 Kilometer dari Titik Awal Tenggelam

Noer Rachmawati menjelaskan seluruh layanan pembayaran pajak daerah bisa 
difasilitasi dalam CFD Sidoarjo. Khususnya, layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Layanan seperti ini akan terus dihadirkan setiap kali CFD digelar. 

"Kami berharap layanan jemput bola tersebut akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo. Setiap Car Free Day kami buka layanan disini (paseban Alun-alun), kita mulai jam setengah 6 sampai jam 9 sesuai pelaksanan Car Free Day berlangsung," paparnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Sidoarjo, Amat Adi Subhan yang juga hadir dalam CFD Sidoarjo melihat animo masyarakat untuk datang ke CFD Sidoarjo sangat luar biasa. Pelaksanaan kembali CFD Sidoarjo sejak libur Ramadhan kemarin juga disambut gembira para pelaku UMKM.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Sidak RTLH Sekaligus Serahkan Bantuan Kursi Roda dan BPJS Kesehatan untuk Warga Taman

"Kami melihat hampir seribu UMKM yang datang untuk berjualan di area yang telah disediakan.  UMKM ini dari berbagai komunitas, dari Pedalindo kurang lebih 510, UMKM dari Taman Abhirama kurang lebih 65, kalau dari Amigos dr Soetomo itu kurang 
lebih hampir 90 orang. Kalau UMKM yang ada di depannya Pemda yang diisi komunitas Gendis ini kurang lebih juga 65 orang," tegasnya.

Amat Adi Subhan menjelaskan Dinkop UM Sidoarjo membentuk Satgas UMKM. Satgas itu, bertugas untuk melakukan pendampingan bagi para pelaku UMKM di Sidoarjo. Salah satunya pendampingan dalam CFD Sidoarjo. Ia berharap para pelaku UMKM Sidoarjo tertib dalam menjalankan aktivitas berjualan.

"Dengan begitu, pelaksanaan CFD Sidoarjo dapat berjalan sukses untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Sidoarjo. Dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo ingin mendampingi para pedagang untuk bagaimana berjualan dengan tertib. Salah satunya tertib sampahnya," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru