Lobi Maut Wabup Mimik Idayana, Sidoarjo Diguyur Rp 36 Miliar untuk Bedah 1.200 RTLH

republikjatim.com
PEDULI - Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat mengecek prosesi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga Sidoarjo beberapa waktu lalu menunjukkan kepeduliannya atas kesejahteraan warga Kota Delta.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar gembira menyelimuti warga Sidoarjo. Ribuan hunian tak layak atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bakal segera berubah wajah. Semua ini, berkat gerilya lobi intensif yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana hingga pemerintah pusat resmi mengucurkan dana segar sebesar Rp 36 miliar.

​Dana jumbo ini, dialokasikan khusus untuk merehabilitasi 1.200 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di berbagai titik wilayah desa dan kecamatan di Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2026.

Baca juga: Kecewa Saat Sidak TPST Penatarsewu dan Terungkulon, Bupati Minta Benahi Seluruh Pengelolaan Sampah di Sidoarjo

​Keberhasilan ini, menjadi capaian luar biasa bagi Pemkab Sidoarjo. Awalnya, target perbaikan rumah hanya dipatok pada angka 164 unit melalui sinergi Pemkab dan Baznas. Namun, dengan tambahan suntikan dana dari pusat ini, total rumah yang akan dibedah melonjak drastis menjadi 1.364 unit. Bahkan, diprediksi mampu menembus angka 1.500 RTLH.

​"Kami ingin memastikan masyarakat Sidoarjo tinggal di rumah yang layak, aman dan sehat. Ini bukan sekadar program saja, tetapi bentuk kehadiran nyata pemerintah untuk rakyatnya," ujar Mimik Idayana kepada republikjatim.com,  Rabu (08/04/2026).

​Agar program ini berjalan transparan dan tanpa celah penyimpangan, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana berkomitmen untuk mengawal langsung prosesnya di lapangan. Setiap rumah akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 25 sampai Rp 30 juta. 

Baca juga: Sidak Pemeliharaan Jalan Suko - Sumberejo, Wabup Sidoarjo Menyoal Drainase Pemicu Banjir dan Jalan Rusak

"Dana itu, difokuskan pada perbaikan struktur bangunan agar memenuhi standar keamanan dan kesehatan hunian," ungkap mantan anggota DPRD Sidoarjo periode 2019 - 2024 ini.


​Mimik Idayana memastikan tidak akan sekadar menerima laporan di balik meja. Mimik juga bakal memastikan setiap rupiah sampai ke tangan yang berhak menerimanya.

​"Saya akan ikut mengawasi di lapangan. Dana ini, harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan serta dimanfaatkan sesuai peruntukannya," pintanya dengan nada tegas.

Baca juga: Dua Ulir Pintu Ari Hilang 4 Tahun Terkahir Diketahui Saat Wabup Sidoarjo Sidak Normalisasi Sungai Porong

​Sementara dengan percepatan realisasi yang ditargetkan mulai berjalan segera setelah pencairan anggaran pada Mei hingga Juni 2026 mendatang.

"Pemkab Sidoarjo optimis angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan dan kesejahteraan warga akan meningkat secara signifikan melalui program perbaikan RTLH ini," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru