Diduga Ngantuk, Pemotor Tewas Tersungkur di Parit Porong

republikjatim.com
TEWAS - Kondisi korban M Saat pasca kecelakaan di JL Raya Desa Kedungboto, Kecamatan Porong, Sidoarjo bersama motor yang dikendarainya, Minggu (07/10/2018) dini hari. 

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami, M Saat warga Desa Kedungboto, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Pengendara motor Honda Beat warna putih bernopol W 6484 QW ini ditemukan tewas tergeletak dan tersungkur di pinggir sawah JL Desa Kedungboto, Kecamatan Porong yang tidak jauh dari rumah korban, Minggu (07/10/2018) dini hari. Diduga, kecelakaan ini disebabkan pemotor berusia 42 tahun ini dalam kondisi mengantuk hingga terjadi laka tunggal itu.

"Kasus laka lantas tunggal ini diduga pengendara motor mengatuk sehingga tidak dapat konsentrasi saat melajukan motornya," terang Kanit Lantas Polsek Porong, AKP Sunardi melalui Aiptu Tuwo Wiyoto kepada republikjatim.com, Minggu (07/10/2018).

Tuwo menceritakan kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Kecelakaab bermula saat korban sendirian mengendarai motor melaju dari utara (Desa Radegan, Tanggulangin) menuju selatan (Desa Kedungboto, Kecamatan Porong). Saat melintas jalan petuangan desa itu, tepatnya di selatan migas tiba-tiba motor korban oleng ke kanan.

"Karena tidak menguasai stang stir motornya, korban langsung terperosok dan jatuh ke dalam parit sawah dan meninggal di lokasi kejadian," tegasnya.

Selain itu, Tuwo mengungkapkan awalnya, diduga korban begal. Namun setelah dilakukan olah TKP, ternyata adalah korban laka lantas.

"Jenazah korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum sambil menunggu pihak keluarga korban," tegasnya.

Sementara saksi Sali (45) warga Desa Jenggot, Kecamatan Krembung mengaku tidak tahu persis kecelakaan korban. Hanya saja, ketika melintas di jalan itu melihat motor korban dalam kondisi roboh.

"Saya curiga kemudian berhenti untuk melihatnya. Ternyata dibawa motor ada seseorang di sawah dalam kondisi tergetak di sawah.Tidak lama minta tolong hingga warga setempat berdatangan," tandasnya. K1/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru