Berangkatkan Pawai Santri Bersholawat 1 Muharram 1447 H Semangat Keberkahan, Wabup Sidoarjo Disambati Insentif Guru TPQ

republikjatim.com
PAWAI - Wabup Sidoarjo Mimik Idayana memberangkatkan Pawai Santri Bersholawat 1 Muharram 1447 Hijriyah yang digelar di Jalan Lingkar Barat Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Minggu (29/06/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 2.000 santri dan santriwati dari berbagai TPQ desa dan kelurahan di Kecamatan Candi, Sidoarjo menggelar pawai santri bersholawat. Kegiatan ini, dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, Minggu (29/06/2025).

Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana turut hadir dan menyaksikan langsung semangat para santri yang ikut dalam pawai itu. Dalam sambutannya, Mimik Idayana menyampaikan permohonan maaf terkait keterlambatan pencairan insentif guru TPQ.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

"Saya sebelumnya mohon maaf, karena masalah insentif guru TPQ yang belum cair. Coba nanti saya langsung tegur beberapa pihak terkait yang berwenang," ujar Mimik Idayana.

Meskipun demikian, Mimik mengapresiasi dedikasi para guru TPQ yang menurutnya bekerja dengan keikhlasan tinggi. Bahkan bisa dikatakan bekerja "lillahi ta’ala," bukan semata karena honor atau insentif itu.

"Saya menyebut kehadiran santri dan semangat mereka sebagai tamparan bagi pemerintah yang seharusnya lebih hadir dalam acara-acara keagamaan seperti ini. Ini adalah pekerjaan rumah dan tamparan bagi pemerintah. Ternyata, seharusnya acara-acara seperti pawai santri bersholawat seperti ini pemerintah harus hadir, tetapi ngapunten saya diberitahu mendadak baru kemarin malam," katanya.

Kepada anak-anak santri Kecamatan Candi, Mimik Idayana menitipkan pesan mereka sebagai generasi emas Kabupaten Sidoarjo di masa depan. Mimik Idayana menekankan pentingnya bimbingan dan doa agar santri menjadi insan yang sholeh dan sholihah, berilmu dan berakhlakul karimah.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Ilmu itu penting. Tapi iman dan adab lebih utama karena ilmu ini selalu kita bawa," tegas Mimik Idayana mengingatkan agar generasi muda tidak terhipnotis hand phone (HP) dan tetap menjaga akhlak.

Sementara Mimik Idayana juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan acara pawai itu.

"Kami berharap kegiatan itu, menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan," tandasnya.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Sementara Ketua Forum FKK TPQ Kecamatan Candi, Muhammad Ajib,
menyebutkan acara ini melibatkan 105 kendaraan pawai dan 400 ustadz serta ustadzah.

"Kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang digelar di Jalan Lingkar Barat Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru