Pemkab Sidoarjo Bakal Gelar Lomba Konten Medsos Antar OPD

republikjatim.com
LOMBA KONTEN - Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Fenny Apridawati saat menutup kegiatan Bootcamp Medos yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Sidoarjo di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Rabu (07/05/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana menggelar lomba konten Media Sosial (Medsos) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para admin medsos di setiap OPD diminta untuk membuat konten yang semenarik mungkin.

Selain menarik, konten itu juga harus mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Rencana itu, diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Dr Fenny Apridawati saat menutup kegiatan Bootcamp Media Sosial yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Sidoarjo di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Rabu (07/05/2025).

Program pelatihan ini, diikuti seluruh admin Medsos OPD serta admin Medsos dari instansi vertikal dan berlangsung selama tiga hari. Yakni mulai tanggal 5 sampai 7 Mei 2025.

Sekda Kabupaten Sidoarjo, Dr Fenny Apridawati menyampaikan peran Medsos sangat penting dalam membangun citra positif pemerintah. Menurutnya, Medsos menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan capaian dan kinerja pembangunan. Bahkan, sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Medsos itu punya peran sangat penting. Pesan-pesan dari pemerintah daerah bisa diterima masyarakat dengan baik melalui konten yang menarik dan mudah dipahami," ujar Fenny Apridawati.

Selain itu, Fenny mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini dan menyatakan akan memantau perubahan kualitas konten Medsos OPD setelah pelatihan. Ke depan, konten-konten itu bakal dilombakan. Penilaiannya, berdasarkan sejauh mana konten itu, berdampak terhadap pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo.

"Substansi yang saat ini menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo adalah jihad rawat jalan, jihad rawat kali, jihad rawat sekolah rusak dan jihad rawat taman. Itu semua menyentuh langsung pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo," paparnya.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Fenny juga berharap terjalin sinergi dan kolaborasi antaradmin Medsos OPD dalam merespons keluhan masyarakat di Medsos. Misalnya seperti dengan turut menjawab komentar di akun OPD lain. Menurutnya, langkah itu menjadi respons cepat yang sangat dibutuhkan masyarakat pengguna medsos saat ini.

"Panjenengan bisa bersinergi dan berkolaborasi. Kalau ada komentar pengaduan, bantu komentar dan bantu respons. Apalagi kalau memiliki data," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru