Pemilu Serentak 2024

Pemkab dan Bawaslu Sidoarjo Gelar Apel Siaga Pengawasan Pilkada 2024, Wujud Komitmen Jaga Demokrasi

republikjatim.com
APEL - Pemkab Sidoarjo bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada 2024, di halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, Sabtu (23/11/2024).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada 2024, di halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, Sabtu (23/11/2024). Apel itu diikuti seluruh Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kecamatan dan seluruh Panwaslih (Panitia Pengawas Pemilih Kelurahan/Desa).


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota yang berkualitas dan berintegritas. 

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah


Hadir dalam Apel itu Forkopimda Sidoarjo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo serta Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sidoarjo.


Sekda Kabupaten Sidoarjo, Dr Fenny Apridawati menyampaikan agar Bawaslu Sidoarjo dapat menjadi pengawas yang baik agar penyelenggaran Pilkada dapat berjalan kondusif.


"Peran Bawaslu sangat menentukan. Sehingga kami berharap Bawaslu dapat menjadi pengawas yang betul-betul bisa membuat Pilkada berlangsung aman, nyaman, tertib, lancar dan sukses," ujar Fenny Apridawati.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber


Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agung Nugraha menghimbau masyarakat Sidoarjo dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak. Selain itu, harus saling menjaga kedamaian, hindari ujaran kebencian, penyebaran berita bohong dan tindakan provokatif lainnya.


"Saya berharap seluruh masyarakat Sidoarjo dapat mengunakan hak pilihnya dengan bijak tanpa pengaruh money politik (politik uang) atau suap. Pilihlah pemimpin dengan bijak berdasarkan visi dan program yang ditawarkan, bukan karena tekanan atau pengaruh yang tidak sehat," kata Agung Nugraha.


Menurut Agung masa krusial pemilihan serentak ada pada masa tenang. Karena distribusi logistik hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. Karena itu, pihaknya berpesan kepada jajarannya untuk terus mengawal dan mengawasi setiap tahapan Pilkada.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol


"Pada tanggal 27 November 2024 besok, semua Panwaslu dipastikan report. Pastikan catat proses yang ada di TPS, mulai logistik datang dan kotak dihitung hingga proses pemungutan dan proses penghitungan surat suara," pintanya.


Sementara diketahui, dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo kali ini Bawaslu Kabupaten Sidoarjo menyiapkan 54 Panwaslu kecamatan. Masing-masing kecamatan terdapat 3 Panwaslu yang tersebar di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru