Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sapu 3 Kecamatan di Sidoarjo, Robohkan Pohon, Tiang Listrik hingga Tenda Terbang

republikjatim.com
ROBOH - Beberapa tiang listrik dan pohon ambruk nyaris mengenai truk yang melintas di JL Raya Kemangsen, Kecamatan Balongbendo - Krian, Senin (04/11/2024).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hujan lebat disertai angin kencang mengguncang wilayah Kecamatan Balongbendo, Wonoayu dan Kecamatan Sukodono, Senin (04/11/2024) sekitar pukul 13.30 WIB. Bencana alam itu menyebabkan sebuah pohon tumbang di JL Raya Kemangsen, Kecamatan Balongbendo - Krian.

Selain itu, amukan angin kencang juga merobohkan enam tiang listrik milik PLN di sekitarnya. Usai hujan reda, petugas langsung mengevakuasi di lokasi kejadian.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Sedangkan di Kecamatan Wonoayu menyebabkan pohon tumbang di JL Raya Pilang dan merusak atap SMP Negeri 2 Wonoayu yang ada di kawasan Becirongengor. Kemudian di wilayah Kecamatan Sukodono, bencana angin puting beliung melanda Desa Wilayut.

Hujan yang disertai angin kencang itu, menyebabkan terjadinya angin puting beliung hingga menyebabkan tenda terbang hingga tersangkut di atap Masjid Nurul Achmad yang berada di RT 04 RW 01 Desa Wilayut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian angin puting beliung ini. Untuk penanganannya, warga setempat bergotong - royong membongkar tenda dan menurunkannya.

"Kami menghimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan hari ini," ujar Ketua RT 04 desa setempat.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Sementara Kanit Lantas Polsek Balongbendo Ipda Sugeng menegaskan sebagai upaya evakuasi dilakukan segera setelah amukan angin kencang. Petugas langsung membersihkan jalur dan mengembalikan kelancaran lalu lintas agar arus lalu lintas bisa berjalan lancar.

"Saat ini sudah ada upaya evakuasi. Semoga cepat selesai sehingga lalu lintas bisa segera normalkan lagi," pintanya.

Selain itu, sebagai langkah menjaga keselamatan, arus lalu lintas menuju Rumah Potong Hewan (RPH) Krian dari arah Kemangsen menuju Krian dan sebaliknya untuk sementara terpaksa ditutup dan dialihkan melalui Simpang Lima Krian.

"Kami pastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian itu. Tetapi, demi keselamatan, kami alihkan sementara jalur ke Simpang Lima Krian," tegas Ipda Sugeng.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Sedangkan petugas dari PLN juga telah dikerahkan untuk memperbaiki jaringan listrik yang terdampak. Tujuannya, agar aliran listrik di sekitar lokasi kejadian dapat segera pulih.

"Kejadian sore ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan saat cuaca ekstrem melanda akhir-akhir ini," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru