Plengsengan Jalan Beton Kedungbocok Ambrol, Plt Bupati Sidoarjo Perintah Dinas PUBM Segera Perbaiki Pekan Ini

republikjatim.com
SIDAK - Plt Bupati Sidoarjo, Subandi menggelar sidak plengsengan penahan jalan beton yang ambrol di Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Rabu (22/05/2024).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Laporan adanya plengsengan jalan beton yang menggantung dan ambrol di samping Dam Sungai Kanal Porong Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo ditindaklanjuti Plt Bupati Sidoarjo, Subandi. Untuk memastikan kerusakan plengsengan itu, Subandi melakukan sidak dengan didampingi pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Sumber Daya Air (SDA) Pemkab Sidoarjo, Rabu (22/05/2023).

Berdasarkan hasil peninjauan ambrolnya plengsengan cukup panjang dan miring masuk sungai. Ambrolnya plengsengan terjadi mulai bulan dua lalu. Hal itu, karena terkikis derasnya air sungai saat curah hujan cukup tinggi.

Baca juga: Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Subandi meminta dalam waktu seminggu ini, Dinas PUBM dan SDA segera memperbaiki kerusakan plengsengan itu. Kondisi ini, tidak bisa dibiarkan lebih lama karena membahayakan pengguna jalan.

"Sekarang ini juga ada bantuan dari balai besar untuk plengsengan itu. Untuk itu, sekarang harus segera diperbaiki. Karena masih ada jaminan untuk perawatan. Mudah - mudahan bulan ini bisa selesaikan perbaikannya," ujar Subandi.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Wabup, Mimik Idayana Buka-Bukaan Restu Keluarga dan Politik Perempuan di Delta Podcast KPU

Subandi khawatir jika tidak segera diperbaiki plengsengan itu, tambah lama akan semakin tergerus. Hal ini karena aliran sungainya cukup deras. Hal ini, sangat membahayakan.

Baca juga: Tidak Cuma Kejar Medali, Pemkab Sidoarjo Beri Garansi Pendidikan hingga Masa Depan Atlet Pagar Nusa

"Jadi jangan sampai ada warga yang mengalami kecelakaan gara - gara jalan rusak. Kemarin kami juga sudah maping disampaikan ke Dinas PUBM dan SDA serta Sekda untuk lebih selektif dalam memilih rekanan yang baik dan transparan," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru