Wabup Sidoarjo : Ruwah Desa Sarana Gapai Cita-Cita Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur

republikjatim.com
RUWAH DESA - Wabup Sidoarjo, Subandi menghadiri Ruwah Desa Sambungrejo Kecamatan Sukodono, Sidoarjo yang diramaikan dengan menggelar pagelaran wayang kulit di balai desa setempat, Minggu (05/05/2024) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menghadiri Ruwah Desa Sambungrejo Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Minggu (05/05/2024) malam. Tradisi selamatan desa itu digelar Pemdes Sambungrejo dengan menggelar pagelaran wayang kulit di balai desa setempat.

Wayang kulit khas Sidoarjo Gagrag Porongan itu ditampilkan dalang Ki Suwaji dari Sukodono dengan lakon wahyu Ketentraman.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Wabup Sidoarjo, Subandi mengatakan Ruwah Desa menjadi tradisi selamatan. Tradisi yang ada sejak dahulu kala. Bahkan sudah turun-temurun dilakukan nenek moyang. Menurutnya, tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

"Rasa syukur atas limpahan rezeki yang diperoleh. Karena itu disebut selamatan merupakan tradisi syukuran warga desa kepada sang pencipta. Kami berkeyakinan lewat tradisi seperti ini menjadikan desa Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur sebagai desa yang diliputi kebaikan, nyaman, damai dan warganya sejahtera," ujar Subandi.

Bagi Subandi jika desa dirayakan selamatannya, maka bisa menjadi Desa Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

"Jadi masyarakat hidup adem dan ayem serta gampang diajak mikir pemerintahan," katanya.

Baca juga: Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Sementara Subandi menegaskan banyak hal positif lain yang didapat lewat momen ruwah desa. Salah satunya meningkatkan keguyuban warga untuk ikut membangun desa.

"Masyarakat harus mendukung pembangunan desa. Sebaliknya, pemerintah desa harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakatnya. Kami yakin kalau dua hal itu dilakukan, pembangunan akan berjalan baik dan desanya makmur serta masyarakatnya sejahtera," tegasnya.

Baca juga: Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Apalagi kata mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini, muara pembangunan Kabupaten Sidoarjo akan semakin maju.

"Karena desa menjadi ujung tombak pembangunan di wilayah kecamatan dan kabupaten maupun perkotaan," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru