Atapnya Ambrol, Dua Sekolah Diterjang Puting Beliung di Tulangan dan Krembung Bakal Direnovasi

republikjatim.com
AMBROL - Wabup Sidoarjo Subandi meninjau SDN Jiken, Kecamatan Tulangan dan MI Wachid Hasyim Wonomlati, Kecamatan Krembung yang atapnya ambrol akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (13/01/2024).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dua sekolah di Sidoarjo yang diterjang angin puting beliung, disidak Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi. Kedua sekolah yang atapnya ambrol itu yakni SDN Jiken, Kecamatan Tulangan dan MI Wachid Hasyim di Desa Wonomlati, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

Hujan deras disertai angin puting beliung, Kamis (11/01/2024) petang kemarin merusak bangunan beberapa rumah dan sekolah di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Tulangan, Tanggulangin dan Kecamatan Krembung.

Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Saat sidak di SDN Jiken dan MI Wachid Hasyim kerusakan ada di bagian atap genting dan plafon di semua ruangan. Untuk MI Wachid Hasyim ada empat ruang kelas yang rusak.

"Dalam sebulan ini Insyaallah mulai direnovasi. Mudah - mudahan tidak mengganggu kegiatan belajar anak - anak (siswa)," ujar Wabup Sidoarjo, Subandi kepada republikjatim.com, Sabtu (13/01/22024).

Baca juga: Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Subandi bertatap renovasi nantinya juga mengganti pintu - pintu kayu diganti dengan aluminium. Tujuannya, agar tidak dimakan rayap. Begitu juga dengan atap yang masih menggunakan kayu, bakal diganti baja ringan.

"Musim penghujan seperti ini harus waspada dan tetap siaga. Pemerintah daerah sudah mengantisipasi bencana alam, terutama puting beliung. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo juga sudah mapping untuk kebencanaan di musim hujan saat ini," ungkapnya.

Baca juga: Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Tidak hanya itu, lanjut Subandi masing - masing desa di setiap kecamatan juga sudah siaga. Kondisi siaga bencana ini tidak hanya dilakukan pemerintah daerah saja, tetapi juga petugas Polsek dan Koramil siaga untuk menyelesaikan permasalahan di lingkungannya masing - masing.

"Secara detail sekolah yang mengalami kerusakan akibat puting beliung masih di data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo. Semua sekolah yang terkena bencana ini baik sekolah negeri maupun sekolah swasta tetap dibantu pemerintah daerah, untuk perbaikannya," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru