Jelang Idul Fitri, Jajaran Kemenkumham Jatim Tingkatkan Pengamanan di Lapas dan Rutan

republikjatim.com
PENGAMANAN - Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari memerintahkan jajaran Lapas dan Rutan meningkatkan pengamanan saat menjalang dan setelah Idul Fitri 1444 Hijriyah, Jumat (31/03/2023).

Surabaya (republikjatim.com) - Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari memerintahkan jajaran Lapas dan Rutan meningkatkan pengamanan. Hal ini untuk mengantisipasi eskalasi keamanan yang meningkat saat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

"Momen Idul Fitri membawa dampak psikologis kepada warga binaan. Makanya, kita harus mengantisipasi jangan sampai euforia di luar tembok Lapas dan Rutan direspon berlebihan oleh warga binaan," ujar Imam Jauhari kepada republikjatim.com, Sabtu (01/ 04/2023).

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Imam menguraikan langkah-langkah strategis yang diambil jajarannya. Salah satunya adalah memperkuat regu pengamanan dari unsur staf administratif.

"Pada dasarnya petugas pemasyarakatan itu petugas pengamanan. Jadi meskipun selama ini di administratif harus siap masuk regu pengamanan," tegas Imam.

Baca juga: APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

Selain itu, untuk mengoptimalkan penjagaan, pihaknya mengeluarkan larangan cuti bagi petugas pemasyarakatan selama dua minggu pada momen puncak Hari Raya Idul Fitri. Yaitu sepekan menjelang dan setelah Idul Fitri.

"Karena rasio jumlah petugas dan warga binaan belum ideal. Kecuali ada keadaan darurat, baru ada diskresi," jelasnya.

Baca juga: Wabup Sidoarjo Terima Penyerahan Bayi Laki-Laki yang Ibunya Meninggal di Rutan Perempuan Porong

Imam menguraikan jajaran Lapas dan Rutan akan memperkuat deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Termasuk pengendalian internal dengan memperkuat Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan juga penting untuk memastikan petugas bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Kami akan membangun sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Terutama TNI/Polri yang selama ini bahu membahu menciptakan suasana kondusif di dalam Lapas dan Rutan," pungkas pejabat asal Pamekasan, Madura ini. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru