Gus Muhdlor : Tingkatkan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan Saat Pahalanya Dilipatgandakan

republikjatim.com
PENGAJIAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali serta Forkopimka Prambon menghadiri pengajian umum menjelang buka puasa di Balai Desa Jedongcangkring, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Sabtu (25/03/2023) petang.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Jedongcangkring, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengikuti pengajian umum menjelang buka puasa, Sabtu (25/03/2023). Acara yang berlangsung di Balai Desa Jedongcangkring itu dihadiri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali serta Forkopimka Prambon.

Pengajian umum yang diikuti ratusan warga ini diisi tausyiah KH Nur Cholis. Tema pengajian yang disampaikan yakni Pengendalian Hawa Nafsu sebagai Salah Satu Kunci untuk Menggapai Kebahagiaan Dunia dan Akhirat.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor berpesan untuk meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadhan. Menurutnya, bulan suci Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri dari bulan-bulan lainnya. Yakni amal saleh yang dikerjakan pahalanya dilipatgandakan.

"Semarakkan musala dan masjid dengan kegiatan keagamaan seperti tadarus Al Quran dalam bulan suci Ramadhan tahun ini karena pahala yang diperoleh berkali-kali lipat," ujar Gus Muhdlor.

Untuk itu, Gus Muhdlor berharap semangat beribadah di bulan Ramadhan terus dijaga. Momentum Ramadhan tahun ini diharapkan dapat lebih semarak lagi dengan kegiatan keagamaan. Alasannya, beberapa tahun lalu, aktivitas di bulan suci Ramadhan sempat dibatasi akibat pandemi Covid- 19.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Jaga semangat beribadah di bulan Ramadhan yang beberapa tahun terakhir dinilai kurang ramai karena pandemi," kata Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Gus Muhdlor juga berpesan kepada jamaah masjid untuk tidak memarahi anak-anak yang datang ke masjid.  Pihaknya minta cukup diingatkannya saja. Karena mereka (anak-anak) merupakan generasi penerus yang nanti akan menyemarakkan masjid maupun musala.

"Cukup diingatkan saja, karena mereka yang akan menjadi penerus kita untuk menyemarakkan masjid-masjid dan musala-musala di masa mendatang," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Sementara putra Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Lebo, Sidoarjo, KH Agoes Ali Masyhuri ini juga menegaskan pengajian umum seperti ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga Desa Jedongcangkring untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

"Termasuk sarana yang dapat digunakan untuk mempererat kerukunan antar warga di lingkungan dan desa," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru