Satgaspam Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan 153.000 Pil Koplo Siap Edar ke Samarinda

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BUKTI - Satgaspam Bandara Lanudal Juanda berhasil mengagalkan upaya penyelundupan 153.000 pil koplo jenis double L siap edar yang diduga merupakan jaringan Sidoarjo - Gresik, Rabu (16/11/2022).
BUKTI - Satgaspam Bandara Lanudal Juanda berhasil mengagalkan upaya penyelundupan 153.000 pil koplo jenis double L siap edar yang diduga merupakan jaringan Sidoarjo - Gresik, Rabu (16/11/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satgaspam Bandara Lanudal Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 153.000 pil koplo jenis double L siap edar. Ratusan ribu pil setan ini diduga merupakan jaringan Sidoarjo - Gresik.

Komandan Puspenerbal Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan dalam keterangan pers memaparkan upaya penyelundupan barang haram itu, dapat diketahui saat petugas melakukan pemeriksaan X Ray. Saat pemeriksaan X Ray petugas Selasa (15/11/2022) kemarin, petugas mencurigai 1 koli barang seberat 34 kilogram yang tercatat berisi barang tekstil, wearing, apparel dan sparepart dari ekspedisi Mandiri Handalan Perdana (MHP) di kargo terminal 1 Bandara Internasional Juanda.

"Barang haram itu rencananya akan dikirim ke Samarinda, Kalimantan," ujar Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan kepada republikjatim.com, Rabu (16/11/2022).

Lebih jauh, Dwika menjelaskan alamat pengirim yang tertera di barang itu ada 2. Yakni dari Gresik dan Sidoarjo yang diduga merupakan satu sindikat yang sama.

"Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata benar ditemukan obat-obatan berbahaya Pil Koplo jenis G (Gevarlijk) pil Triheksifenidil (double L). Terdapat 2 jenis Packing dalam plastik 50 kantong dan kemasan dalam botol sebanyak 100 botol sebanyak dengan total 153.000 butir dengan perkiraan harga 3.000 rupiah per butir. Maka total barang bukti yang diamankan senilai Rp 459 juta," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Dwika dengan harga yang relatif murah, pil koplo ini banyak diminati terutama kalangan menengah ke bawah, pelajar dan generasi muda. Padahal, obat keras ini tidak bisa diperjualbelikan secara bebas. Meski efeknya tidak sekuat sabu tapi double L dapat menstimulasi penyalahgunaan narkoba di level selanjutnya.

"Ini dapat mengganggu kesehatan sekaligus merusak masa depan bangsa khusus generasi muda Indonesia. Karena bagi remaja yang mengkonsumsi obat ini melebihi peraturan, bisa menimbulkan gejala tidak bisa fokus, fly, tingkah laku yang tidak terkontrol dan tidak bisa berfikir serta berdampak menimbulkan ketergantungan," tegasnya.

Sementara Lanudal Juanda bakal melimpahkan barang bukti itu ke pihak yang berwajib. Para pelaku dapat dijerat Pasal 197 UU Kesehatan.

"Ancaman pidananya penjara paling lama 15 tahun dan denda sebanyak Rp 1,5 milliar," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…