Kekasih Lepas Tanggung Jawab, Perempuan Terduga Pembuang Bayi di Tempat Sampah di Sukodono Ngaku Depresi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
INTEROGASI - Tim penyidik Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo menginterogasi terduga pelaku pembuang bayi, WIC (25) warga Malang usai divisum, Senin (31/10/2022).
INTEROGASI - Tim penyidik Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo menginterogasi terduga pelaku pembuang bayi, WIC (25) warga Malang usai divisum, Senin (31/10/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seorang perempuan WIC yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi perempuan di tempat sampah di Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo diduga mengalami depresi (tekanan). Dugaan sementara pelaku membuang bayi itu karena diduga kuat bayi itu hasil hubungan gelap dengan kekasih pelaku.

Namun dalam perjalanan kekasihnya tidak mau bertanggungjawab atas kehamilan pelaku itu. Kendati demikian, hingga kini WIC perempuan 25 tahun asal Malang itu masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo terkait motif pembuangan bayi itu.

"Kalau melihat kronologis dan hasil pemeriksaan sementara, pelaku (WIC) diduga nekat membuang bayi perempuannya karena bayi tersebut diduga hasil hubungan gelap. Pria yang menghamili WIC diduga tak bertanggung jawab. Akibatnya, WIC depresi (tertekan) hingga memilih membuang bayinya usai melahirkan. Bayi diduga dibuang beberapa hari sebelum ditemukan," ungkap sumber terpercaya di kepolisian ini, Selasa (01/11/2022).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Sukodono, Iptu Sugiono membenarkan jika terduga pelaku saat ini sudah dilimpahkan ke Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Bahkan kasus itu mulai ditangani Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo.

"Untuk keterangannya bisa langsung ke Polresta Sidoarjo saja," katanya.

Sedangkan Kapolsek Sukodono AKP Supriyana mengakui kasus pembuangan bayi ini sudah dilimpahkan ke Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Sebelumnya MIC dilarikan ke RS Sabhara Pusdiklat Polri di Porong karena kondisi kesehatan WIC mengalami penurunan.

"Karena biasanya seusai melahirkan kondisinya badannya menurun (drop). Di rumah sakit Bhayangkara Porong, selain dirawat WIC juga untuk divisum sekaligus melihat perkembangan psikologisnya," urainya.

Supriyana memaparkan proses penyidikan nanti juga akan mengacu pada hasil visum itu. Sebab nantinya, akan diketahui proses kelahiran bayinya. Sehingga hal ini dapat menjadi dasar dalam pemeriksaan terduga pelaku dan pengembangan penyelidikan.

"Visum ini agar pelaku tidak bohong. Kalau sudah ada hasil visum nanti bisa ketahun dan menjadi dasar penyidikan," ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Oscar Stefanus Setja tidak benyak berkomentar soal kasus ini. Oscar mengakui jika proses pemeriksaan pelaku masih terus berlangsung dan pihaknya meminta dalam kasus ini agar menunggu pemeriksaan selesai.

"Tunggu hasil pemeriksaan selesai saja. Karena soal motif dan sebagainya masih dalam pemeriksaan. Tunggu hasil pemeriksaan dan dirilis bersama-sama," pungkasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Jadi Pilot Project Ekonomi Sirkular Jatim, Bupati Subandi All Out Perkuat Pengelolaan Sampah Plastik di Sidoarjo

Jadi Pilot Project Ekonomi Sirkular Jatim, Bupati Subandi All Out Perkuat Pengelolaan Sampah Plastik di Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 08:45 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Kabupaten Sidoarjo resmi terpilih menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) dalam pelaksanaan Proyek InCircular di …

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Dekatkan Layanan Cuci Darah, ​Resmikan Instalasi Dialisis RSUD Sibar, Wabup Mimik Ajak Nakes Layani dengan Senyum

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan kembali diwujudkan.…

Lamban Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Warga Siap Duduki Kejari Sidoarjo

Lamban Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Warga Siap Duduki Kejari Sidoarjo

Selasa, 15 Sep 2026 13:48 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Keadilan (GMPK) Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo berencana…

Meriahnya Gebyar HUT RI di Grabagan Bertabur Hadiah, Wabup Mimik Puji Keguyuban Warga hingga Dibuat Haru Peraih Umrah

Meriahnya Gebyar HUT RI di Grabagan Bertabur Hadiah, Wabup Mimik Puji Keguyuban Warga hingga Dibuat Haru Peraih Umrah

Minggu, 13 Sep 2026 23:22 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 23:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lapangan Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, mendadak dipadati ribuan warga, Minggu (13/09/2026). Puncak perayaan Gebyar HUT ke…

Harlah ke 27 Ponpes Tanwirul Afkar Krian, Wabup Mimik Ajak Perkuat Akhlak dan Titip Doa Pemimpin yang Amanah

Harlah ke 27 Ponpes Tanwirul Afkar Krian, Wabup Mimik Ajak Perkuat Akhlak dan Titip Doa Pemimpin yang Amanah

Minggu, 13 Sep 2026 22:27 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 22:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menghadiri Pengajian Umum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari…

Usung Visi Sidoarjo Juara, Pengurus KONI Sidoarjo 2025 - 2029 Resmi Dikukuhkan Bidik Posisi 2 Besar di Porprov 2027

Usung Visi Sidoarjo Juara, Pengurus KONI Sidoarjo 2025 - 2029 Resmi Dikukuhkan Bidik Posisi 2 Besar di Porprov 2027

Minggu, 13 Sep 2026 22:04 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 22:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2025 - 2029 resmi dilantik di Pendopo Delta…