Kurangi Benturan Truk dan Girder, Jalur Dibawa Tol Jati Dikeruk 30 Sentimeter

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RUSAK - Girder Tol Jati yang terlihat rusak dan retak-retak karena sering terbentur kendaraan besar berukuran 4,1 meter lebih, Sabtu (14/04/2018).
RUSAK - Girder Tol Jati yang terlihat rusak dan retak-retak karena sering terbentur kendaraan besar berukuran 4,1 meter lebih, Sabtu (14/04/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Akses jalan utama Krian - Sidoarjo melalui JL Raya Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo bakal mengalami gangguan mulai pekan depan. Ini menyusul, adanya pengerukan sedalam 30 sentimeter jalan utama dibawa Tol Jati selama sekitar 2 bulan.

Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi kerusakan girder Tol akibat terkena benturan truk dan kendaraan besar dengan ketinggian 4,1 meter lebih. Oleh karenanya selama pengerukan itu dikerjakan, rencananya truk atau kendaraan besar tidak diperbolehkan menuju Sidoarjo melalui JL Raya Jati. Kendaraan-kendaraan besar itu, bakal dialihkan melalui Sukodono atau Kletek dengan mengambil lajur pertigaan Cemengkalang menunu utara.

Proyek pengerukan dan pengalihan arus itu dirancang Dinas Perhubungan Pemkab Sidoarjo, PT Jasa Marga Cabang Surabaya - Gempol beserta Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo.

"Kedatangan kami ke lokasi ini untuk merencanakan dan mengatasi terjadinya benturan kendaraan besar dengan girder tol. Caranya dengan mengeruk jalan raya dibawa tol agar jarak antara jalan raya dengan girder Tol agar semakin tinggi," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo, M Bahrul Amig kepada republikjatim, Jumat (13/04/2018).

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ini menguraikan rencana pengerukan dan pelebaran jalan yang sedang berlangsung ini bagian dari penataan jalan. Proyek ini untuk menambah jarak antara jalan dengan tol agar tidak terlalu mepet saat kendaraan besar melintas.

"Kalau terlalu mepet antara jalan dan Girder Tol akan terjadi benturan bodi kendaraan girder tol. Proyek ini rencananya akan dimulai minggu depan," imbuhnya.

Menurut Amig, ketinggian jalan akibat proses peningkatan dan perbaikan jalan membuat jarak antara jalan raya dan Girder Tol semakin pendek (mepet). Proyek ini untuk mengatisipasi persoalab itu.

"Dalam pelaksanaan pekerjaan kami bekerjasama dengan PT Jasa marga karena girder tol milik jasa marga. Kami juga butuh bantuan Satuan Lantas Polresta Sidoarjo untuk pengalihan arus. Dalam pelaksanaan proyek melalui Jasa Marga. Selama proyek berlangsung akan ada pengalihan arus yang akan diatur petugas Satuan Lantas Polresta Sidoarjo," tegasnya.

Sementara itu, Konsultan Perencana PT Indec Internusa, Djamal Abubakar, sasaran utama dalam rencana proyek ini menurunkan jalan raya agar kendaraan besar (tinggi) tidak menabrak girder tol. Saat ini girder tol rusak berat karena benturan dengan truk besar.

"Untuk menurunkan harus diberi jalan sementara untuk pengalihan arus selama proyek berlangsung. Dalam pelaksanaannya, sepanjang 375 meter jalan yang melintas di bawah tol akan dikeruk sedalam 30 sentimeter dan diperkirakan membutuhkan waktu selama dua bulan untuk menyelesaikan proyek ini," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Bidik Budaya Hidup Sehat Lewat Verifikasi 5 Pilar STBM

Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Bidik Budaya Hidup Sehat Lewat Verifikasi 5 Pilar STBM

Rabu, 22 Jul 2026 20:56 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 20:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo makin gencar menggalakkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah…

Mantan Dirut KBS Ditahan, Penyidik Kejati Jatim Fokus Soal Anggaran Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Ditahan, Penyidik Kejati Jatim Fokus Soal Anggaran Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 13:07 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:07 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Laporan pertanggungjawaban di atas kertas tampak rapi. Namun, kondisi fisik fasilitas dan satwa tak bisa berbohong. Kejaksaan…

Dewan Sesalkan Bupati Sidoarjo Banding Putusan Tembok Mutiara Regency, Kuatkan Dugaan Kepentingan Korporasi

Dewan Sesalkan Bupati Sidoarjo Banding Putusan Tembok Mutiara Regency, Kuatkan Dugaan Kepentingan Korporasi

Rabu, 22 Jul 2026 12:08 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Bagian Hukum yang mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Tata…

Tak Puas Cuma Bebas Buang Air Sembarangan, Sidoarjo Geber Target STBM Paripurna

Tak Puas Cuma Bebas Buang Air Sembarangan, Sidoarjo Geber Target STBM Paripurna

Selasa, 21 Jul 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas…

Disidak Wabup Mimik Idayana, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Siap Bersolek Total Agar Ramai Lagi

Disidak Wabup Mimik Idayana, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Siap Bersolek Total Agar Ramai Lagi

Selasa, 21 Jul 2026 22:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 22:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo bersiap memasuki babak baru. Langkah percepatan revitalisasi ini, mencuat usai Wakil Bupati…

Peras Investor Perumahan Hampir 1 Miliar, Kades Mulyodadi Segera Disidang di PN Tipikor Surabaya

Peras Investor Perumahan Hampir 1 Miliar, Kades Mulyodadi Segera Disidang di PN Tipikor Surabaya

Selasa, 21 Jul 2026 15:28 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jerat hukum terhadap Kades Mulyodadi nonaktif, Selamet Priyanto kian erat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo resmi melimpahkan…