Mensos RI Minta Pemkab Awasi Bantuan PKH dan Rastra Rp 189 Miliar

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BANTUAN - Mensos RI, Idris Marham dan Wabup Sidoarjo, Nur Akhmad Syaifuddin saat memantau warga penerima bansos dan mengambil uang tunai di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu (03/03/2018).
BANTUAN - Mensos RI, Idris Marham dan Wabup Sidoarjo, Nur Akhmad Syaifuddin saat memantau warga penerima bansos dan mengambil uang tunai di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu (03/03/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Paska pemerintah pusat merealisasikan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Pangan Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Hibah Dalam Begeri senilai Rp 189,29 miliar, Menteri Sosial (Mensos) RI berharap Pemkab Sidoarjo turut berpartipasi aktif mengawasi realisasi sejumlah bantuan itu. Hal ini disampaikan Mensos RI, Idris Marham saat proses penyerahan dan pemberian diberikan bantuan itu di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, didampingi Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, Sabtu(03/03/2018).

Seusai menyerahkan bantuan itu Mensos RI, Idrus Marham merinci bansos yang diserahkan untuk Sidoarjo, yakni jenis bantuan yang diberikan PKH meliputi regular sebanyak 41.630 keluarga senilai Rp 78.680.700.000, disabilitas sebanyak 333 jiwa senilai Rp 626.000.000, lanjut usia sebanyak 1.396 jiwa senilai Rp 2.792.000.000. Untuk jenis Rastra/BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) sebanyak 81.063 jiwa senilai 107.003.160.000. Sedangkan untuk Bantuan Hibah Dalam Negeri dengan jeni bantuan paket sembako sebanyak 2.000 keluarga dengan nilai Rp 190.400.000. Selain itu, bantuan paket anak berprestasi sebanyak 10 anak dengan nilai Rp 2.250.000. Sehingga total untuk Sidoarjo sebesar Rp 189.294.510.000.

"Untuk bantuan PKH per orang mendapatkan Rp 1.890.000 dibagi dalam 4 tahap. Sementara untuk beras 10 kilogram setiap bulan gratis alias tanpa banyar sedikitpun. Oleh karena itu Pemkab Sidoarjo harus ikut berpartisipasi aktif membantu mengawasi karena beras ini diberikan kepada rakyat langsung," terangnya kepada republikjatim.com, Sabtu (04/03/3018).

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat mendampingi Mensos RI juga menilai di Sidoarjo ada sejumlah tim yang mendampingi pelaksanakan bantuan-bantuan itu. Kerja tim ini selain mendampingi pelaksanaannya juga melakukan up date data selama tiga bulan sekali. Menurutnya, seandainya warga dulunya mendapatkan bantuan, tapi sekarang kondisi ekonominya sudah membaik, tidak masuk dalam kategori yang mendapat bantuan, otomatis langsung dicoret sama petugas (tim).

"Kalau ada warga yang sudah mampu, atau anaknya sudah lulus sekolah, langsung dicoret dari data penerima bantuan sebelumnya agar tepat sasarani," tegas pria yang akrab dipanggil Cak Nur ini.

Sementara salah satu penerima bantuan yang mengambil uang melalui ATM, Miskusniawati ketika dipantau langsung Mensos Idrus Marham dan Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengaku sangat senang mendapat bantuan itu.

"Sangat membantu meringankan beban kelauar kami. Apalagi mengambilnya lancar tidak berbelit-belit lewat ATM," tandasnya sambil menunjukkan uang Rp 200.000 yang diambilnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Luruskan Isu Ratusan Pelajar Terjangkit HIV, Dinkes Sidoarjo Obral Data Komitmen Perkuat Dampingi ODHIV

Luruskan Isu Ratusan Pelajar Terjangkit HIV, Dinkes Sidoarjo Obral Data Komitmen Perkuat Dampingi ODHIV

Kamis, 23 Jul 2026 07:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo terus memperkuat pendampingan terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV), khususnya kelompok…

Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Bidik Budaya Hidup Sehat Lewat Verifikasi 5 Pilar STBM

Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Bidik Budaya Hidup Sehat Lewat Verifikasi 5 Pilar STBM

Rabu, 22 Jul 2026 20:56 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 20:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo makin gencar menggalakkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah…

Mantan Dirut KBS Ditahan, Penyidik Kejati Jatim Fokus Soal Anggaran Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Ditahan, Penyidik Kejati Jatim Fokus Soal Anggaran Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 13:07 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:07 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Laporan pertanggungjawaban di atas kertas tampak rapi. Namun, kondisi fisik fasilitas dan satwa tak bisa berbohong. Kejaksaan…

Dewan Sesalkan Bupati Sidoarjo Banding Putusan Tembok Mutiara Regency, Kuatkan Dugaan Kepentingan Korporasi

Dewan Sesalkan Bupati Sidoarjo Banding Putusan Tembok Mutiara Regency, Kuatkan Dugaan Kepentingan Korporasi

Rabu, 22 Jul 2026 12:08 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Bagian Hukum yang mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Tata…

Tak Puas Cuma Bebas Buang Air Sembarangan, Sidoarjo Geber Target STBM Paripurna

Tak Puas Cuma Bebas Buang Air Sembarangan, Sidoarjo Geber Target STBM Paripurna

Selasa, 21 Jul 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas…

Disidak Wabup Mimik Idayana, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Siap Bersolek Total Agar Ramai Lagi

Disidak Wabup Mimik Idayana, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Siap Bersolek Total Agar Ramai Lagi

Selasa, 21 Jul 2026 22:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 22:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo bersiap memasuki babak baru. Langkah percepatan revitalisasi ini, mencuat usai Wakil Bupati…