KPK Geledah Rumdin Bupati, Sita Uang Rp 1 Miliar dan Sejumlah Mata Uang Asing

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GELEDAH - Sebanyak 12 orang penyidik KPK menggeledah Rumdin Bupati Sidoarjo berhasil menyita uang Rp 1 miliar dan uang asing, Sabtu (11/01/2020) malam.
GELEDAH - Sebanyak 12 orang penyidik KPK menggeledah Rumdin Bupati Sidoarjo berhasil menyita uang Rp 1 miliar dan uang asing, Sabtu (11/01/2020) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, Sabtu (11/01/2020) hingga Minggu (12/01/2020). Dalam penggeledahan di Rumdin JL Cokronegoro, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo ini, petugas berhasil mengamankan uang tunai Rp 1 miliar dan sejumlah mata uang asing.

Tim penyidik masuk ke dalam Rumdin itu dengan menggunakan mobil Toyota Innova. Di rumdin yang ada di barat Pendopo Delta Wibawa itu disterilkan petugas selama penggeledahan hampir 16 jam itu.

Bahkan selama proses penggeledahan itu, pintu gerbang pendopo juga dijaga ketat petugas Polresta Sidoarjo, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemkab Sidoarjo. Mereka mengawal dan mengamankan selama prosesi penggeledahan yang diduga memakan waktu lama lantaran menghitung uang hasil penggeledahan itu. Untuk memudahkan penghitungan uang hasil sitaan itu, sejumlah petugas KPK tampak menggunakan alat penghitung uang untuk dibawa masuk ke dalam Rumdin itu.

Selama proses penggeledahan, seluruh tamu dan pengunjung yang tidak berkepentingan dengan proses penyidikan tak diperbolehkan masuk Pendopo Delta Wibawa. Termasuk para jurnalis media cetak, online dan televisi yang menyanggong prosesi penggeledahan itu sejak siang hari. Para jurnalis pun terpaksa harus mengambil gambar dari balik pagar rumdin lantaran dilarang petugas itu.

"Semua yang tidak berkepentingan, tidak diperkenankan masuk (pendopo)," kata petugas yang menjaga di pintu gerbang pendopo Pemkab Sidoarjo ini.

Seusai menggelar penggeledahan hampir 16 jam itu, sekitar 12 petugas KPK meninggalkan Pendopo Delta Wibawa Minggu (12/01/2020) dini hari. Saat meninggalkan Rumdin Bupati Sidoarjo itu, tim penyidik KPK membawa sekitar 4 koper berbagai dan beberapa tas.

Selain itu, saat keluar itu tim penyidik KPK juga menyita dokumen penting yang diduga terkait sejumlah proyek infrastruktur dan pembangunan di Sidoarjo. Selain itu, dokumen yang disita itu, diduga sebagai alat bukti pendukung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Pendopo Delta Wibawa yang menyeret Bupati Sidoarjo, Saiful llah, Kepala Dinas PUBM SDA Sunarti Setyaningsih, Kepala ULP LPSE Pemkab Sidoarjo Sanadjihitu Sangadji (yang baru dilantik menjabat Kepala Dinas Kominfo beberapa jam sebelum OTT), PPKom PUBM SDA Judi Tetrahastoto dan dua kontraktor (rekanan) yakni Ibnu Ghofur dan Totok Sumedi.

Seluruh dokumen itu, dibawa tim penyidik KPK dan dimasukkan ke dalam mobil Toyota Innova Nopol L 1000 GO warna hitam. Selama proses penggeledahan, tim penyidik KPK dipimpin Kompol Ayub Diponegoro Azhar (mantan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo).

Sementara Plt Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri menegaskan selama proses penggeledahan di Rumdin Bupati Sidoarjo itu, tim penyidik KPK menyita uang tunai Rp 1 miliar. Selain itu, juga menyita mata uang asing lainnya. Rinciannya, pecahan mata uang asing USD 50.000 dan SGD 64.000. Serta menyita sejumlah mata uang asing lainnya yaitu Dollar Australia, Euro, Yen dan lain-lainnya.

"Saat ini, seluruh mata uang asing itu, masih dalam proses penghitungan petugas," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru pengelolaan air bersih di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Tiga jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo…

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Dewan Pers hingga Rabu (02/09/2026) malam, belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang akan menjadi penanggung jawab dan…

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi terus melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kali ini,…

Hadirkan 12 Praktisi dan Profesional, SMP Al Muslim Sidoarjo Bimbing Siswa Rancang Peta Karier Masa Depan Sejak Dini

Hadirkan 12 Praktisi dan Profesional, SMP Al Muslim Sidoarjo Bimbing Siswa Rancang Peta Karier Masa Depan Sejak Dini

Kamis, 03 Sep 2026 08:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana SMP Al Muslim Sidoarjo, Rabu (02/09/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX menyambut…

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pesta demokrasi beberapa tahun mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat…

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut dari insiden dugaan keracunan massal yang menimpa lebih dari 500 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam Desa Putat,…