Ponorogo (republikjatim.com) - Sejumlah besi penutup drainase di JL Urip Sumoharjo Kota Ponorogo banyak yang hilang diduga dicuri orang. Akibatnya banyak drainase berlobang dan membahayakan bagi pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan republikjatim.com tutup besi drainase yang dicuri ini ada di seputaran JL Urip Sumoharjo mulai barat tempat ujian praktek SIM atau depan Bakmi Pak Kalam ke barat hingga toko Tas Timur Kantor Dinas Pertanian Pemkab Ponorogo. Di sepanjang area ini ada empat mainhole (tutup drainase dari besi) yang hilang.
Penjual Bakmi Kalam mengaku mainhole tutup drainase di depan warungnya itu sudah sekitar sebulan hilang.
"Mulai dari depan ini ke barat sampai di depan toko tas atau dekat penjual Soto Lamongan ada empat tutup besi yang hilang. Hilangnya sekitar sebulan lalu," katanya.
Pihaknya juga menyayangkan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait kurang tanggap akan hilangnya tutup drainase yang hilang itu. Padahal sudah difoto oleh pegawai berseragam.
"Katanya akan diganti, tapi sampai sekarang belum juga diganti. Jadi terkesan dicuekin. Padahal ini sangat membahayakan. Kemarin ada mobil Honda Jazz rodanya masuk lubang itu. Akhirnya bodi depannya pesok terbentur," imbuh penjaga Bakmi Kalam ini.
Karenanya, di depan mebel Hasil Sejati dibuatkan penutup sendiri. Alasannya, karena menunggu pemerintah belum ada penggantinya.
"Tetapi kalau toko tutup diambil dibawa masuk takut dicuri orang lagi," tegasnya.
Sementara menanggapi keluhan ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Ponorogo, Jamus Kunto mengakui tutup drainase atau mainhole itu bagian tugas dari dinas yang dipimpinnya.
"Itu kewenangan Dinas PUPR. Itu sebelah mana yang hilang dan biar saya cek ke staf," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi