Dikira Tidur, Warga Blora Tewas Mendadak di Porong Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TEWAS - Petugas Polsek Porong mengevakuasi korban Hadi Sayogo (55) warga Dusun/Desa Tanjung, Kecamatan Kedung Tuban, Blora, Jateng yang ditemukan tak bernyawa di pinggir JL Dusun Macanmati, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (07/10/2019).
TEWAS - Petugas Polsek Porong mengevakuasi korban Hadi Sayogo (55) warga Dusun/Desa Tanjung, Kecamatan Kedung Tuban, Blora, Jateng yang ditemukan tak bernyawa di pinggir JL Dusun Macanmati, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (07/10/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hadi Sayogo (55) warga Dusun/Desa Tanjung, Kecamatan Kedung Tuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ditemukan tergeletak dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan di pinggir JL Dusun Macanmati, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (07/10/2019).

"Saya tidak tahu persis awal mula kejadiannya, tiba-tiba saat hendak membeli bensin ke rumah tetangga sekitar pukul 05.30 WIB mendapati seseorang tergeletak di pinggir jalan itu," terang saksi H Sumarto kepada republikjatim.com, Senin (07/10/2019).

Lebih jauh, Sumarto menceritakan jika korban ditemukan tergeletak di depan rumahnya. Karena itu, dirinya langsung meminta tolong dan memberitahu warga yang lain atas kondisi korban itu.

"Setelah dilakukan pengecekan tubuh korban, kondisinya sudah meninggal dunia hingga kemudian dilaporkan ke Polsek Porong. Karena awalnya saya mengira tidur," ungkapnya.

Sementara Kapolsek Porong, Kompol Wagiyo menegaskan berdasarkan hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan maupun lainnya. Karenanya jenazah korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum.

"Tapi pihak keluarga korban tidak menghendaki korban divisum. Keluarga menganggap dan menerima atas meninggalnya korban sebagai takdir. Diduga korban mengelami kelelahan atau menderita sakit," ungkapnya.

Lantaran keluarga sudah menerima, maka lanjut Wagiyo pihak keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak divisum. Rencananya jenazah korban akan langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

"Barang-barang milik korban berupa sebuah dompet berisi uang sebesar Rp 600.000, STNK motor, KTP, SIM, Kartu Jamkesmas, Kartu Tanda Anggota PNI Marhaen, sebuah hand phone merek polytron dan tas warna coklat berisi pakaian sudah diserahkan ke pihak keluarga korban," tandasnya. K1/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Insiden keracunan massal yang menimpa 730 santri dan pelajar di Sidoarjo memicu reaksi keras berbagai pihak. Berada di lokasi…

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 tidak lagi sekadar urusan membagi jumlah penduduk dengan…

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat memulihkan kondisi fisik maupun psikologis para santri yang menjadi korban…

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya pengusutan tuntas kasus keracunan massal yang menimpa 730 korban mulai santri, orangtua siswa dan para siswa SDN…

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru pengelolaan air bersih di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Tiga jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo…