Sidoarjo Pilot Project Implementasi Host to Host PBB-BPHTB Jatim

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CINDERA MATA - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah memberi cindera mata ke Kasatgas Korsupgah Wilayah VI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Priyanto saat sosialisasi Host to Host PBB-BPHTB di MPP Sidoarjo, Kamis (26/09/2019).
CINDERA MATA - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah memberi cindera mata ke Kasatgas Korsupgah Wilayah VI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Priyanto saat sosialisasi Host to Host PBB-BPHTB di MPP Sidoarjo, Kamis (26/09/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Daerah se Provinsi Jatim mengikuti workshop implementasi host to host PBB-BPHTB yang digelar di Hall Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), JL Raya Lingkar Timur, Sidoarjo, Kamis (26/09/2019). Host to Host atau sering dikenal H2H adalah sistem antar server yang terhubung satu sama lain secara langsung.

Dalam hal ini antara BPPD dan BPN Daerah. Workshop yang diselenggarakan KPK RI ini, bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dengan cara mengimplementasi Host to Host PBB-BPHTB. Sidoarjo menjadi pilot project, karena termasuk salah satu daerah yang sudah menerapkan aplikasi dalam pengelolaan PBB-BPHTB.

Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Kasatgas Korsupgah) Wilayah VI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Priyanto mengatakan workshop ini bagian program pencegahan KPK. Kegiatan ini bentuk semangat perubahan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal.

"KPK memiliki berbagai program pencegahan. Mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban program di pemerintah daerah. Hari ini, terkait penertiban manajemen administrasi dan optimalisasi penerimaan daerah," katanya.

Harapannya, lanjut Agus, kegiatan ini mendorong tertibnya administrasi atau database terkait pertanahan. Selain itu, terjadi peningkatan atau optimalisasi pendapatan daerah khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Sejumlah daerah yang sudah lebih dulu melakukan kegiatan ini, kami lihat secara nyata terjadi peningkatan pendapatan daerah khususnya dari PBB-BPHTB," imbuhnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menegaskan Pemkab Sidoarjo sudah melakukan upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya menggunakan aplikasi pembayaran PBB-BPHTB. Di Jawa Timur ada 29 kabupaten/kota yang sudah memiliki aplikasi pembayaran PBB-BPHTB. Salah satunya Sidoarjo.

"PBB dan BPHTB dengan cara koneksi Host to Host antara BPN Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo untuk pemutakhiran Zona Nilai Tanah (ZNT) sebagai dasar BPHTB. Dalam waktu dekat diupayakan segera selesai. Mengingat Sidoarjo menjadi pilot projectnya," ungkapnya.

Abah Ipul menguraikan saat ini APBD Sidoarjo sudah mencapai Rp 4,7 triliun. Namun yang membanggakan, tahun 2018 PAD (Pendapatan Asli Daerah) mencapai Rp 1,7 triliun. Sedangkan Tahun 2019 ini penerimaan PAD diperkirakan mencapai Rp 1,8 triliun lebih.

"Karena sampai September 2019 BPHTB Sidoarjo sudah mencapai Rp Rp 280 miliar. Ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 260 miliar," tandasnya.

Kegiatan workshop implementasi host to host PBB-BPHTB ini berlangsung sehari. Acara ini menghadirkan narasumber tim teknis Pusdatin Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau BPN. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

Kamis, 13 Agu 2026 11:08 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:08 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Indonesia Berdaulat Adil dan…

DPRD Sidoarjo Geram 3 Pejabat Penting Mangkir, Hearing Skandal Narkoba Oknum Pegawai PDAM Ditunda

DPRD Sidoarjo Geram 3 Pejabat Penting Mangkir, Hearing Skandal Narkoba Oknum Pegawai PDAM Ditunda

Kamis, 13 Agu 2026 10:55 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Agenda Dengar Pendapat (Hearing) pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran Direksi dan Dewan…

Bupati Sidoarjo Lantik Ratusan Kepala SD dan SMP Negeri, Ingatkan Jabatan Amanah Sekaligus Haramkan Gratifikasi

Bupati Sidoarjo Lantik Ratusan Kepala SD dan SMP Negeri, Ingatkan Jabatan Amanah Sekaligus Haramkan Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi secara resmi mengukuhkan 227 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di…

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 566 Juta, Dewan Tanyakan Kinerja Pengawasan Proyek dan PHO

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 566 Juta, Dewan Tanyakan Kinerja Pengawasan Proyek dan PHO

Rabu, 12 Agu 2026 13:08 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 13:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo senilai Rp 26,7 miliar kembali menuai sorotan tajam. Ini menyusul, Badan Pemeriksa…

Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Kritisi Raperda Tenaga Kerja, Desak Lebih Bertaring dan Beri Sanksi Tegas

Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Kritisi Raperda Tenaga Kerja, Desak Lebih Bertaring dan Beri Sanksi Tegas

Selasa, 11 Agu 2026 20:57 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 20:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum…

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Sidoarjo yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp 26,7 miliar kini menyisakan catatan…