Lagi, PMII Sidoarjo Demo Desak Dewan Evaluasi Kinerja Pemkab Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DEMO - Puluhan aktivis PMII Sidoarjo menggelar demo meluruk DPRD Sidoarjo dan ditemui Ketua DPRD Sidoarjo, Selasa (16/07/2019).
DEMO - Puluhan aktivis PMII Sidoarjo menggelar demo meluruk DPRD Sidoarjo dan ditemui Ketua DPRD Sidoarjo, Selasa (16/07/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidoarjo kembali menggelar aksi demo. Kali ini aktivis mahasiswa ini menggelar unjuk rasa dengan meluruk kantor DPRD Sidoarjo, Selasa (16/07/2019).

Dalam aksinya, para aktivis PMII ini menilai kinerja anggota dan pimpinan DPRD (legislatif) Sidoarjo kurang optimal, tidak signifikan dan kurang maksimal. Terutama dalam mengevaluasi kinerja Pemkab (eksekutif) Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya program-program pemerintah daerah Sidoarjo yang belum terealisasi sesuai targetnya.

"Kami mendesak agar para wakil rakyat (dewan) mengevaluasi kinerja Pemkab Sidoarjo. Terutama dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam melayani masyarakat," terang Koordinator Akai, M Mashuri kepada republikjatim.com, Selasa (16/07/2019).

Selain itu, lanjut Mashuri, sejumlah tuntutan lainnya dalam aksi PMII itu, diantaranya, percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) barat yang hingga kini belum terialisasi. Pihaknya mendesak pembangunan RSUD Barat itu, tanpa menggunakan sistem Kerjasama Pemerintah dan Bandan Usaha (KPBU), melainkan menggunakan dana APBD Pemkab Sidoarjo.

"Pembangunan RSUD barat harus segera direalisasikan. Sistem pembangunannya asal tidak menggunakan sistem KPBU kami bakal mendukung. Pembangunannya harus murni menggunakan APBD Sidoarjo. Karena dana APBD Sidoarjo cukup besar," imbuhnya.

Sedangkan tuntutan lainnya, kata Mashuri mendesak dewan agar segera mendorong Pemkab Sidoarjo segera menyelesaikan jalur Frontage Road (FR) di wilayah Gedangan dan Waru. Hal ini sebagai uapaya pengurai kemacetan di wilayah itu. Apalagi, selama ini JL Raya Gedangan dan Waru dikenal kerap terjadi kemacetan cukup panjang.

"Kalau diamati pembangunan FR tak ada perkembangan signifikan. Bahkan pemerintah masih terlihat kurang serius mengatasi kondisi JL Raya Gedangan dan Waru. Buktinya sampai sekarang belum ada solusi untuk mengurai kemacetan itu," tegasnya.

Tidak hanya itu, kata Mashuri pihaknya mendesak agar mengevaluasi kinerja eksekutif terutama kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini untuk memaksimalkan kinerjanya dalam penyerapan APBD. Hak ini dipicu tahun sebelumnya, penyerapan dan realisasi anggarannya masih sangat rendah. Bahkan cenderung menghasilkan banyak Silpa.

"Hingga kini kinerja OPD tidak maksimal. Penyerapan APBD tidak maksimal. Buktinya anggaran tidak terserap dan Silpanya selalu tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi tuntutan massa PMII itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan mengaku menyetujui desakan dan tuntutan para aktivis PMII Sidoarjo itu. Pihaknya juga berjanji bakal mengevaluasi kinerja eksekutif terutama kinerja para OPD.

"Semua tuntutan itu kami setuju. Tapi kalau saya harus menyepakati untuk pembangunan RSUD sistem KPBU tidak mau. Kalau hanya pembangunan RSUD wilayah barat dipercepat tahun ini kami siap," tandas Gus Wawan saat diminta tandatangani para aktivis mahasiswa itu. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberadaan struktur patahan aktif Sesar Waru yang melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo kini menjadi perhatian serius.…

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat…

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kerap diwarnai dengan cerita-cerita unik di masyarakat. Direktur …