Produksi Turun 50 Persen, Petani Rumput Laut Sidoarjo Keluhkan Proses Pengeringan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KERINGKAN - Petani rumput laut asal Dusun Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo keluhkan proses pengeringan sejak memasuki musim penghujan, Senin (03/12/2018).
KERINGKAN - Petani rumput laut asal Dusun Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo keluhkan proses pengeringan sejak memasuki musim penghujan, Senin (03/12/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejak memasuki musim hujan, para petani rumput laut asal Sidoarjo mulai mengeluhkan proses pengolahan dan pengeringan rumput laut. Hal ini disebabkan sejak musim hujan, hasil produksi pengolahan dan pengeringan rumput laut menurun drastis hingga mencapai 50 persen dibandingkan musim kemarau sebelumnya.

Kondisi ini berpengaruh pada omzet para petani rumput laut yang ada di Dusun Tegalsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Hal ini dipicu susahnya proses pengeringan rumput laut saat musim hujan. Apalagi para petani rumput laut hingga kini, belum memiliki mesin oven (pengering). Mereka terbiasa menggunakan sinar matahari dalam proses pengeringan rumput laut.

Salah satu petani rumput laut, Mustofa mengaku saat musim kemarau petani rumput laut bisa mengeringkan rumput laut hingga 400 ton dalam sebulan. Namun memasuki musim penghujan dengan cuaca tidak menentu hanya bisa mengeringkan rumput laut antara 150 hingga maksimal 200 ton per bulan.

"Ini jelas menurunkan omzet kami sebagai petank rumput laut. Kalau menggunakan oven otomatis biaya tambahan harus dikeluarkan. Kami menjual rumput laut dalam kondisi sudah kering ke perusahaan," terangnya kepada republikjatim.com, Senin (03/12/2018).

Lebih jauh Mustofa menguraikan dengan turunnya hasil proses pengeringan itu, otomatis mengurangi pendapatan para petani rumput laut yang ada di wilayah pesisir Sidoarjo, terutama di kawasan Kecamatan Jabon. Kendati demikian beberapa petani memiliki cara untuk menyiasati persoalan itu. Yakni dengan mengelola sendiri rumput laut melalui kreativitas masyarakat sekitar.

"Beruntung petani rumput laut disini masih memiliki inisiatif untuk sisa rumput laut yang belum mengering dikelola untuk dijadikan makanan ringan. Sisanya dijual dengan bentuk bahan baku atau berupa rumput laut kering mentah," imbuhnya.

Mustofa yang sekaligus pengepul rumput laut ini menjelaskan hingga kini harga rumput laut masih cukup baik. Yakni untuk harga bahan baku rumput laut mentah seharga Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kilogram.

"Semua harus berupa rumput laut kering. Kemudian dijual ke perusahaan pengelola makanan mulai yang ada di dalam negeri hingga melalui ekspor luar negeri," tegasnya.

Sementara dengan adanya masalah kesulitan pengeringan itu, kata Mustofa pihaknya berharap Pemkab Sidoarjo mendengar keluhan para petani rumput laut itu. Apalagi, turunnya omzet itu dapat berimbas terhadap puluhan petani dan pekerja rumput laut.

"Harapannya kami ke pemerintah selain bisa membantu dalam pemasaran juga membantu solusi memberikan bantuam mesin pengering rumput laut. Tujuannya agar petani rumput laut di kawasan terpencil bisa mengangkat ekonomi warga sekitar," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, mulai melaksanakan Manasik Haji di Five Hotel Sidoarjo, Senin…

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Senin, 02 Feb 2026 15:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menggelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (01/02/2026). Kegiatan ini, dalam…

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 14:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendadak berkirim surat (somasi) untuk mengembalikan tiga berkas sertifikat tanah yang beralas hak…

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Masuk Agenda Wisata, Sedengan Mijen Krian Sedekah Tumpeng Tempe Raksasa Tarik Wisatawan Jadi Rebutan Warga

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 diwarnai beragam kegiatan sosio-kultural yang sarat nilai…

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Ribuan Warga Antusias Car Free Day Perdana di JL Ahmad Yani Bersamaan Warga Penasaran Wajah Alun - Alun Sidoarjo

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan A Yani, Sidoarjo, Minggu (01/02/2026). Ribuan warga…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…