Skandal Tanah di Sukorejo, Kejanggalan Pernyataan Terlapor hingga Dugaan Keterlibatan Perangkat Desa

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
USAI DIPERIKSA - Kades dan Sekdes Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo usai diperiksa tim penyidik Subdit II Harda Bangtah Ditkrimum Polda Jawa Timur meninggalkan lokasi pemeriksaan beberapa pekan lalu.
USAI DIPERIKSA - Kades dan Sekdes Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo usai diperiksa tim penyidik Subdit II Harda Bangtah Ditkrimum Polda Jawa Timur meninggalkan lokasi pemeriksaan beberapa pekan lalu.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan pemalsuan surat dan penyerobotan lahan milik almarhum Machrom di Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo kini memasuki babak krusial. Penyidik Subdit II Harda Bangtah Ditkrimum Polda Jawa Timur disebut-sebut semakin mendekati titik terang setelah ditemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan konspirasi sistematis.

​Kasus yang menyeret Kepala Desa (Kades) Sukorejo berinisial SWD, Sekretaris Desa (Sekdes) berinisial PAI, serta dua warga berinisial SK dan SB ini, kini menjadi sorotan tajam. Para terlapor diduga kuat melanggar pasal 391 dan pasal 502 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

​Kuasa hukum ahli waris almarhum Machrom, Ade Cahya Kurniawan SH mengatakan perilaku ganjil yang ditunjukkan salah satu terlapor, SK. Usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, SK justru mengarahkan awak media untuk mengonfirmasi langsung ke Kades Sukorejo terkait masalah itu.

​"Ada keanehan. SK adalah orang yang selama ini menguasai lahan milik klien kami, kenapa dia tidak bisa menjelaskan sendiri? Mengapa harus lempar bola ke Kades? Ada hubungan apa mereka? Hal inilah yang membuat kami semakin yakin ada skandal di balik ini semua," ujar Ade Cahya Kurniawan, Kamis (23/04/2026).

​Ade Cahya menuding Kades dan Sekdes Sukorejo telah melampaui kewenangannya dengan menerbitkan surat riwayat tanah di atas objek yang sudah memiliki riwayat sah. Ia mencurigai adanya pemalsuan tanda tangan dalam proses itu.

"​Tidak hanya itu, intimidasi terselubung pun diduga terjadi," ungkapnya.

Ade mengungkap kliennya sempat diminta Sekdes Sukorejo untuk mencabut laporan di Polda Jatim. Selain itu, setiap kali keluarga ahli waris berupaya mengurus sertifikat tanah, mereka selalu dipersulit oleh pihak desa.

​"Berdasarkan bukti-bukti surat dan keterangan saksi yang berkesesuaian, kami optimis kasus ini akan segera naik ke tahap penyidikan," tegas Ade.

​Kecurigaan semakin menguat setelah terungkapnya dokumen daftar hadir rapat penetapan objek tanah Tahun 2017 silam. Mantan Kades Sukorejo periode 2013-2019, Heri Kustantono secara gamblang menegaskan SWD yang saat itu menjabat sebagai Ketua RT 08 turut hadir dalam rapat itu.

​Fakta ini didukung dengan temuan daftar hadir bernomor urut 8 atas nama SWD. Keterangan ini pun diperkuat oleh Ketua BPD Sukorejo, Sugino, yang juga hadir dalam rapat itu (daftar hadir nomor urut 24). Meski mengaku tidak memperhatikan detail peserta karena hadir terlambat, Sugino membenarkan bahwa seluruh peserta rapat wajib mengisi daftar hadir.

​Kehadiran SWD dalam rapat penetapan objek tanah Tahun 2017 ini, dinilai menjadi kunci. Pasalnya, sebagai sosok yang pernah hadir dalam forum penetapan lokasi tanah milik almarhum Machrom, SWD seharusnya mengetahui status hukum lahan tersebut dengan pasti.

​Kini, publik menunggu langkah tegas dari Polda Jatim untuk membongkar tuntas dugaan pemalsuan dokumen yang disinyalir melibatkan otoritas desa tersebut. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pelantikan Pengurus Baru, Wamenag Romo Syafi’i Minta HMI Sidoarjo Tidak Hanya Kritis, Tapi Juga Solutif dan Kolaboratif

Pelantikan Pengurus Baru, Wamenag Romo Syafi’i Minta HMI Sidoarjo Tidak Hanya Kritis, Tapi Juga Solutif dan Kolaboratif

Jumat, 04 Sep 2026 21:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo resmi dimulai. Bertempat di Pendopo Belakang Pemerintah…

Wujud Kepedulian dan Solidaritas Almarhum Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagi 1.000 Paket Beras Bagi Pejuang Aspal

Wujud Kepedulian dan Solidaritas Almarhum Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagi 1.000 Paket Beras Bagi Pejuang Aspal

Jumat, 04 Sep 2026 19:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Senyum bahagia terpancar dari wajah para pengemudi Ojek Online (Ojol) di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (04/09/2026). Pemerintah…

Usai 748 Santri dan Pelajar Sidoarjo Keracunan Massal, BGN Suspend SPPG, Copot Kepala Dapur, Terjunkan Tim Investigasi

Usai 748 Santri dan Pelajar Sidoarjo Keracunan Massal, BGN Suspend SPPG, Copot Kepala Dapur, Terjunkan Tim Investigasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut musibah keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 748 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam…

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Insiden keracunan massal yang menimpa 730 santri dan pelajar di Sidoarjo memicu reaksi keras berbagai pihak. Berada di lokasi…

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 tidak lagi sekadar urusan membagi jumlah penduduk dengan…

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…