Peringati Hari Kartini, Perkuat Ketahanan Pangan Siswi dan Guru SMK YPM 8 Sidoarjo Gelar Program Srinam

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SRINAM - Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, siswa dan guru SMK YPM 8 Sidoarjo menggelar program edukatif bertajuk Srikandi Menanam (Srinam) bersama siswa dan siswi MI di sekitar lingkungan sekolah, Selasa (21/04/2026).
SRINAM - Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, siswa dan guru SMK YPM 8 Sidoarjo menggelar program edukatif bertajuk Srikandi Menanam (Srinam) bersama siswa dan siswi MI di sekitar lingkungan sekolah, Selasa (21/04/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, siswa dan guru SMK YPM 8 Sidoarjo menggelar program edukatif bertajuk Srikandi Menanam (Srinam). Kegiatan ini, bertujuan membekali para siswa, khususnya para siswi dengan keterampilan menanam sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Waka Kesiswaan SMK YPM 8 Sidoarjo, Muhammad Hasan Qodari mengatakan program ini merupakan langkah nyata sekolah dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Menurutnya, program ini melibatkan 110 siswi SMK YPM 8 Sidoarjo serta 30 siswi kelas 4 dan 5 MI Darul Ulum. 

​“Harapannya, anak-anak (didik) mulai dari muda terbiasa untuk menanam dan cinta lingkungan sekiranya. Jadi program pemerintah yang sekarang lagi gencar adalah ketahanan pangan, kita garap di anak-anak (peserta didik), khususnya siswa SMK maupun MI dan MTs untuk bercocok tanam," ujar Muhammad Hasan Qodari saat di sela kegiatan Srinam, Selasa (21/04/2026).

​Pada kegiatan ini, lanjut Hasan berbagai jenis tanaman ditanam di lahan milik SMK YPM 8 Sidoarjo itu. Diantaranya seperti bibit lombok, melon golden, hingga terong ditanam di lingkungan sekolah itu. 

"Ke depannya sekolah akan menjadwalkan kunjungan bagi sekolah-sekolah MI dan MTs maupun SMK lainnya di sekitar SMK YPM 8 Sidoarjo ke Green Techno Park (GTP) milik sekolah ini, untuk mengenal lebih dalam mengenai cinta lingkungan dan tanaman mulai sayuran hingga buah-buahan," pintanya.

​Sedangkan salah seorang guru BK SMK YPM 8 Sidoarjo, Chosiyah yang turut kegiatan Srinam menekankan kegiatan ini menjadi wadah untuk menanamkan karakter cinta lingkungan dan kemandirian bagi siswi SMK YPM 8 Sidoarjo dan sekitarnya. Menurutnya, hal ini menjadi skill penting siswa dan siswi di tengah banyaknya perempuan yang kini lebih condong bekerja di sektor pabrik atau mall maupun super market.

​"Ini skill yang bagus untuk kita belajar. Karena kebanyakan sekarang wanita kerja di pabrik, di mal. Jadi, ini skill yang bagus untuk para pelajar kita mencintai alam dan segala jenis tanaman," ungkap Chosiyah.

Sementara salah seorang siswi kelas 10 SMK YPM 8 Sidoarjo, ​Syifa Aurora S yang terlibat dalam kegiatan menanam bibit cabai, juga menyampaikan antusiasmenya. Ia mengaku senang bisa terlibat langsung mulai dari persiapan lahan, penaburan tanah, pemupukan hingga proses menanam bersama itu.

"​Program Srinam ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni perayaan Hari Kartini saja. Akan tetapi, menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kesadaran lingkungan dan kemandirian ketahanan pangan (Ketan). Hal itu, sejalan dengan semangat emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini untuk masa depan perempuan Indonesia," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal menimpa sekitar 600 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, …

Genjot Proyek Mangkrak dan Flyover Gedangan, Bupati Sidoarjo Boyong Pejabat Utama "Ngantor" di Dinas PUBM SDA

Genjot Proyek Mangkrak dan Flyover Gedangan, Bupati Sidoarjo Boyong Pejabat Utama "Ngantor" di Dinas PUBM SDA

Rabu, 02 Sep 2026 09:40 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memasuki triwulan III Tahun 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi mengambil langkah tegas untuk memastikan pembangunan infrastruktur…

Sidak Ratusan Santri Keracunan Massal, Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa, Siapkan Evaluasi Perizinan MBG

Sidak Ratusan Santri Keracunan Massal, Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa, Siapkan Evaluasi Perizinan MBG

Rabu, 02 Sep 2026 08:59 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 08:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren…

BGN Suspend Operasional Dapur MBG Kalitengah Tanggulangin Usai Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Massal

BGN Suspend Operasional Dapur MBG Kalitengah Tanggulangin Usai Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Massal

Rabu, 02 Sep 2026 08:39 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 08:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Imbas kasus keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam Putat, Kecamatan Tanggulangin, …

431 Santri di Sidoarjo Keracunan Massal Diduga Usai Santap MBG, Ditangani 8 Rumah Sakit Dilaporkan BGN

431 Santri di Sidoarjo Keracunan Massal Diduga Usai Santap MBG, Ditangani 8 Rumah Sakit Dilaporkan BGN

Rabu, 02 Sep 2026 08:20 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 08:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan T…