PKM Umsida Dorong Geliat Bisnis Sentra Kerajinan Tas Tanggulangin

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SERAH TERIMA - Tim PKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Umsida Sidoarjo yang dikomandoi Mashudi menyerahkan bantuan mesin ke perajin tas di Perumtas 2, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Rabu (26/09/2018).
SERAH TERIMA - Tim PKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Umsida Sidoarjo yang dikomandoi Mashudi menyerahkan bantuan mesin ke perajin tas di Perumtas 2, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Rabu (26/09/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berusaha mendorong geliat produksi dan bisnis di Sentra Tas di Perumtas 2, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Program pendampingan dalam rangka membangun keunggulan ekonomi ini, difokuskan mengenai inovasi produk, admisnistrasi keuangan serta pemasaran hasil produksi.

Program kemitraan untuk meningkatkan kreatifitas dan kemandirian kelompok perajin ini merupakan bantuan program Ristekdikti dalam skim PKM Tahun 2018. Realisasi program ini dikomandoi salah satu dosen, Dr Mashudi dengan beranggotakan Dr Luluk Fauziah dan Lailul Mursyidah.

"Program kami fokuskan di sentra kerajinan kulit itu karena disana terkenal dengan sektor perajin tas, sepatu, dompet, jaket kulit dan sejenis yang berbahan kulit. Kani analisa permasalahan pokoknya untuk dikaji dan ditemukan permasalahan pokoknya," terang Dr Mashudi kepada republikjatim.com, Rabu (26/09/2018).

Mashudi menguraikan berdasarkan analisa di lapangan akses jalan menuju sentra kerajinan kulit itu cukup baik dan sangat lancar. Namun selama menjalankan PKM ini ditemukan permasalahan yakni soal perajin tas dan penjual Tas. Dari kedua mitra pemdampingan ini terdapat 4 pokok permasalahan utama. Keempat permasalahan utama ini harus diselesaikan pokok permasalahannya.

"Hasilnya berdasarkan metode penyelesaian kemitraan itu yakni soal proses produksi, proses administrasi, dan proses pemasaran," imbuhnya.

Mashudi merinci ketiga permasalahan ini harus dicarikan solusinya untuk menumbuhkan geliat bisnis di sentra kerajinan kulit itu. Baginya, masalah proses produksi terkait peralatan untuk menambah kapasitas produksi permintaan (order) kerajinan tas dan inovasi desain produk. Kemudian disusul masalah administrasi. Yakni terkait dengan belum adanya administrasi usaha, terutama laporan keuangan yang baik dan benar sesuai paraturan dalam mengakses dana ke dunia perbankan.

"Terakhir, masalah pemasaran terkait dengan belum adanya sistem inovasi penjualan yang baik. Misalnya menggunakan Teknologi Informasi penjual lewat sistem online dan lainnya," tegasnya.

Sementara untuk mengatasi sejumlah permasalahan itu, Mashudi dkk menawarkan sejumlah solusi dalam merealisasi PKM itu. Diantaranya, solusi untuk permasalahan proses produksi adalah melalui PKM disediakan alat penambah mesin jahit bagi perajin tas. Tujuannya agar kapasitas produksi bisa naik 50 persen dari sebelumnya. Selain itu, melatih keterampilan desain tas untuk menghasilkan desain tas unik serta menaikkan omzet pendapatan.

"Sedangkan untuk masalah administrasi digelar pelatihan manajemen keuangan. Tujuannya melihat perkembangan usaha dan akses dana ke perbankan serta mendapat pinjaman modal. Sementara untuk masalah pemasaran melalui pembuatan website. Selain pelatihan internet marketing agar pangsa pasar lebih luas, tidak terbatas daerah Sidoarjo saja tetapi terjangkau hingga ke wilayah lainnya," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebijakan Pemkab Sidoarjo terkait integrasi jalan antarperumahan berujung kekalahan di meja hijau. Pengadilan Tata Usaha Negara…

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menekan polusi udara. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana…

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2026/2027 di SMK YPM 8 Sidoarjo ditutup dengan cara yang tidak biasa.…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…