Gus Muhdlor Kebut Perbaikan 451 Rumah Tidak Layak Huni di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
REHAB RUMAH - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menargetkan bakal menyelesaikan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 451 unit rumah di Sidoarjo tahun ini, Selasa (31/10/2023).
REHAB RUMAH - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menargetkan bakal menyelesaikan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 451 unit rumah di Sidoarjo tahun ini, Selasa (31/10/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor merealisasikan rehabilitasi 451 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di seluruh kecamatan di Sidoarjo Tahun 2023.

"Program bedah rumah ini menjadi salah satu komitmen Pemkab Sidoarjo menyejahterahkan masyarakatnya,"ujar Gus Muhdlor saat dikonfirmasi di sela-sela, Selasa (31/10/2023).

Gus Muhdlor menjelaskan program bedah rumah ini melibatkan lintas sektor. Yakni selain dilakukan Pemkab Sidoarjo, program serupa juga datang dari Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

"Program rehab RTLH Pemkab Sidoarjo merenovasi 116 RTLH, kemudian Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi  Jawa Timur melalui Program pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) memperbaiki 165 rumah warga Sidoarjo. Dari Kementerian PUPR akan merenovasi 170 rumah warga Sidoarjo melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)," ungkap Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Gus Muhdlor menegaskan Baznas Sidoarjo juga tidak ketinggalan melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Baznas Sidoarjo sudah melaksanakan perbaikan rumah sebanyak 108 unit rumah.

"Jumlah itu dipastikan bertambah karena Baznas sudah memverifikasi jumlah pengajuan bedah rumah sebanyak 250 unit dari 400 pemohon," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Tidak hanya itu, suami Ning Sasha ini menguraikan tahun ini ada sebanyak 116 unit RTLH yang mendapatkan bantuan perbaikan dari APBD Kabupaten Sidoarjo dan setiap tahun diupayakan program ini berjalan.

"Setiap tahun, kami usahakan program ini ada karena menjadi salah satu program prioritas kami. Bahkan, sasaran penerima manfaatnya akan coba kami tingkatkan jumlahnya," urainya.

Gus Muhdlor menyampaikan saat ini sudah hampir separo pelaksanaan program rehab rumah itu sudah selesai. Rinciannya, terdapat 46 unit rumah yang 100 persen selesai pengerjaannya. Kemudian 16 unit rumah sudah mencapai 50 persen tahap pengerjaannya.

"Sedangkan 54 unit rumah masih dalam proses perencanaan (penyusunan DED/RAB). Pelaksanaan pengerjaannya sendiri dimulai bulan Mei 2023 lalu. Kami targetkan akhir tahun seluruh pekerjaan program bedah rumah ini akan selesai," jelas putra KH Agoes Ali Masyhuri ini.

Gus Muhdlor mengaku merasa senang program bedah rumah di Kabupaten Sidoarjo. Apalagi, didukung semua pihak mulai dari Provinsi Jawa Timur sampai pemerintah pusat. Baznas (Badan Amal Zakat Nasional) Sidoarjo juga mensupport program ini. Hal ini menunjukkan bakal semakin banyak warga Sidoarjo yang terbantu.

"Dukungan pemerintah desa juga sangat diharapkannya untuk ikut mensukseskan program bedah rumah itu. Semakin banyak yang digandeng dalam program bedah rumah seperti ini, maka semakin banyak masyarakat Sidoarjo yang akan menerima manfaat dari program ini," paparnya.

Gus Muhdlor meminta para Kepala Desa (Kades) proaktif dalam program bedah rumah ini dengan menyampaikan usulan penerima manfaat dari program ini. Tujuannya agar Pemkab Sidoarjo dapat segera membantu kesulitan warga. Pemkab Sidoarjo sendiri juga akan proaktif terhadap bantuan bedah rumah dari lembaga lainnya. Seperti halnya bantuan serupa dari Provinsi  Jawa Timur dan Kementerian PUPR serta Baznas Sidoarjo.

"Kami akan membuka ruang-ruang yang lain untuk membantu masyarakat. Saya minta para Kades proaktif. Kalau ada usulan bedah rumah warganya bisa disampaikan ke kita. Nanti Kabupaten Sidoarjo akan selalu proaktif menyambut bantuan dari lembaga lain untuk kesejahteraan warga Sidoarjo, termasuk dari Baznas Sidoarjo itu," ucapnya.

Dalam program bedah rumah RTLH ini Pemkab Sidoarjo menetapkan beberapa kriteria kondisi rumah yang berhak mendapatkan bantuan. Diantaranya bangunan rumah lokal atau tradisional, pondasi rumahnya sudah rusak sebagian atau keseluruhan, tembok rusak atau tidak standar (belum diplester) serta struktur atapnya rusak sebagian atau keseluruhan. Selain itu, dilihat dari kondisi penutup atap rumah rusak, lantai minimal rusak sebagian atau belum keramik serta sanitasi belum layak (tidak punya WC) dan ventilasi kurang memadai.

"Nantinya perbaikan itu akan dilakukan. Mulai dari perbaikan pondasi, atap, dinding, jendela, ventilasi, MCK hingga tangki septik. Selain itu, perbaikan penutup atap, dinding terluar serta lantai terluas," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Gercep Antisipasi Musim Hujan, Bupati Subandi Kerahkan 5 Alat Berat Keruk Sungai di Tanggulangin dan Candi

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah cepat dan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya mengantisipasi ancaman banjir menjelang…

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Puncaki Jamsostek Award Se-Jatim, Pemkab Sidoarjo Cetuskan Inovasi Satu ASN Lindungi Satu Pekerja Rentan

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi warganya membuahkan hasil…

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Buka KISI 2026, Bupati Subandi Minta Inovasi Tidak Hanya Cari Penghargaan, Tapi Harus Bisa Dirasakan Warga Sidoarjo

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan inovasi di sektor pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas mengejar piala…