Menko PMK RI Muhadjir Effendy : Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Sidoarjo di Bawah Nasional

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KUNJUNGAN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo, Minggu (21/05/2023).
KUNJUNGAN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo, Minggu (21/05/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angka stunting di Kabupaten Sidoarjo sebesar 16 persen. Sedangkan kemiskinan ekstrem ada di angka 1,32 persen. Angka itu, diakui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP masih dibawah rata-rata nasional.

Pengakuan itu, dilontarkan Muhajir Effendy saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Minggu (21/05/2023). Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, mengunjungi Balai Kelurahan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo sambil membagikan sembako untuk warga setempat.

Dalam kesempatan ini Menko PMK juga mengajak dialog warga agar menyampaikan problem soal penurunan stunting maupun kemiskinan ekstrem. Muhajir didamping Pj Sekda Sidoarjo, Andjar Surjadianto serta sejumlah Kepala OPD terkait dan para Camat. Kedatangan Muhadjir ingin memastikan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Sidoarjo. Nantinya, akan disinkronisasi melalui pengendalian program terpadu penanganan dua permasalahan itu.

"Saya mengapresiasi kinerja Pemkab Sidoarjo atas penanganan permasalah stunting dan kemiskinan ekstrem di Sidoarjo.Kabupaten Sidoarjo, alhamdulillah angka stunting berada diposisi 16 persen lebih sedikit. Sedangkan kemiskinan ekstrem 1,3 persen. Memang sudah dibawah rata-rata nasional, tetapi kita targetkan stunting dibawah 10 persen tahun depan dan kemiskinan ekstremnya diusahakan mendekati nol," ujar Prof Dr Muhajir Effendy kepada republikjatim.com, Minggu (21/05/2023).

Muhadjir berharap Pemkab Sidoarjo bekerja lebih keras lagi menurunkan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Tahun depan penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem dapat lebih signifikan. Pihaknya yakin Sidoarjo mampu melakukan itu. Dirinya melihat sendiri koordinasi Pemkab Sidoarjo dengan sejumlah pihak terkait untuk menuntaskan kedua permasalahan itu.

"Ini ada Pak Sekda yang membuat laporan sangat bagus dan kita cek koordinasi di lapangan sudah bagus. Pengendalian stunting di seluruh Puskesmas di Sidoarjo sudah ada alat USG dan saya sarankan juga pengadaan alat antropometri tidak menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), tetapi bisa langsung mengajukan ke Kemenkes RI pengadaannya," imbuhnya.

Selain itu, menteri asal Malang ini meminta seluruh pihak dilibatkan dalam penanganan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Permasalahan itu, tidak hanya tuntas melalui DAK APBD Pemkab Sidoarjo maupun alokasi pada Dana Desa. Namun juga keterlibatan pihak swasta sangat dibutuhkan.

"Sidoarjo ini daerah industri. Sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya cukup kuat digunakan untuk mengintervensi program penuntasan stunting dan kemiskinan ekstrem. Termasuk mengajak beberapa perusahaan terlibat melalui CSR untuk menangani stunting dan kemiskinan ekstrem," tegas Muhajir Effendy.

Sementara Pj Sekda Sidoarjo, Andjar Surjadianto menegaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sidoarjo turun signifikan. Dari 2,36 persen di Tahun 2021 turun menjadi 1,32 persen di Tahun 2022.

"Jumlah penduduk miskin ekstrem di desil 1 sebesar 34.728 jiwa sesuai data Kemenko PMK. Sesudah dipadu padankan dengan data terpadu kesejahteraan sosial menjadi sebesar 15.986 individu yang tersebar di 18 kecamatan di Sidoarjo," katanya.

Andjar mengungkapkan Pemkab Sidoarjo memiliki komitmen kuat menuntaskan kemiskinan ekstrem. Berbagai program dan bantuan disampaikan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan siswa kepada keluarga miskin, rehab rumah maupun bantuan makanan gratis bagi Lansia dan penyandang disabilitas berat.

"Ada juga bantuan pangan non tunai dan pelatihan dan pemberdayaan bagi perempuan miskin, bantuan warung rakyat dan lain sebagainya. Itu semua untuk mengatasi masalah stunting dan kemiskinan ekstrem," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Wujud Nyata Jiwa Patriotik, Ketua PII Sidoarjo Sukses Ikuti Diklat Lemhannas RI Sekaligus Hibahkan Lampu Sorot Bandell

Wujud Nyata Jiwa Patriotik, Ketua PII Sidoarjo Sukses Ikuti Diklat Lemhannas RI Sekaligus Hibahkan Lampu Sorot Bandell

Senin, 03 Agu 2026 09:44 WIB

Senin, 03 Agu 2026 09:44 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kabupaten Sidoarjo, Ir H Soegiono Adi Salam IPU berhasil menyelesaikan program…

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai…

Sentuh Warga Prambon, Bupati Sidoarjo Tinjau Bedah Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Miskin di Pinggiran

Sentuh Warga Prambon, Bupati Sidoarjo Tinjau Bedah Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Miskin di Pinggiran

Sabtu, 01 Agu 2026 21:35 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan komitmennya dalam mempercepat penanganan kemiskinan dan peningkatan…

Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua, SMP Al Muslim Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua, SMP Al Muslim Kuatkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

Sabtu, 01 Agu 2026 18:04 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 18:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendidikan karakter dan keberhasilan belajar anak tidak bisa hanya ditumpukan pada pundak sekolah. Menyadari krusialnya peran…

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas terhadap peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal di wilayahnya. Bupati Sidoarjo, Subandi…

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2025 menorehkan kejutan positif. Sempat…