Bupati Sidoarjo Minta Puluhan Kapus Perbaiki dan Tingkatkan Pelayanan Publik Bagi Pasien Puskesmas

republikjatim.com
PELATIHAN - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali membuka pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi Kepala Puskesmas (Kapus) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo di Hotel Shanaya, Malang, Kamis (27/10/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kepala Puskesmas se Kabupaten Sidoarjo mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo di Hotel Shanaya, Malang, Kamis (27/10/2022). Pelatihan ini diharapkan membawa kemajuan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas di Sidoarjo.

Pelatihan ini dibuka Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini mengatakan puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan publik di bidang kesehatan. Karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di puskesmas harus mumpuni. Terutama, Kepala Puskesmas (Kapus) sebagai leader yang menjalankan operasional puskesmas.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Puskesmas juga sebagai tolak ukur pelayanan publik di bidang kesehatan. Untuk itu, SDM Kepala Puskesmas harus handal dalam menjalankan roda organisasinya," ujar Gus Muhdlor.

Selain itu, Gus Muhdlor meminta pelayanan kesehatan harus diberikan berdasarkan standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah. Namun, tetap memperhatikan masukan dari Pemerintah Daerah, organisasi profesi atau masyarakat umum. Karena, puskesmas menjadi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyediakan pelayanan untuk masyarakat, maka puskesmas harus menjalankan fungsinya secara optimal dan dikelola dengan baik.

"Baik kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan harus mumpuni. Karena masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, serta dapat menjawab kebutuhan mereka. Karena itu, upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan puskesmas," pintah Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tidak hanya itu, Gus Muhdlor meminta puskesmas memiliki peran yang sangat vital sebagai institusi pelaksana teknis. Puskesmas dituntut memiliki kemampuan manajerial dan wawasan jauh ke depan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Setelah pulang dari pelatihan ini saya harap semua Kapus (Kepala Puskesmas) yang hadir dapat memimpin jauh lebih baik dari sebelumnya," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara sebelum mengakhiri sambutannya Gus Muhdlor berpesan kepada seluruh Kapus yang hadir dalam pelatihan ini agar memiliki gaya kepemimpinan yang dapat mempengaruhi kinerja positif seluruh pegawainya. Hal ini penting untuk meningkatkan hasil kerja serta peningkatan kualitas pelayanan di setiap Puskesmas yang ada di Sidoarjo. Baginya, seorang pimpinan harus bisa memahami bawahannya termasuk ide dan gagasannya.

"Pimpinan harus selalu memandang bawahan dalam melakukan pekerjaannya selalu ada kekurangannya. Dalam menyelesaikan masalah, seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dengan melibatkan bawahan untuk mencari solusi terbaik. Kepala Puskesmas harus memiliki gaya kepemimpinan dalam mempengaruhi perilaku orang lain yakni pengaruh positif terhadap kinerja. Untuk menciptakan kepemimpinan yang kondusif, seorang pimpinan harus bisa memahami bawahannya," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru