Rem Blong, Truk Muatan Porang 6 Ton Masuk Jurang Timpa Gudang Empon - Empon di Ponorogo

republikjatim.com
TERGULING - Truk bermuatan porang 6 ton masuk jurang dan menimpa gudang empon-empon di Dusun Gembes, Desa/Kecamatan Slahung, Ponorogo, Minggu (17/04/2022) dini hari.

Ponorogo (republikjatim.com) - Sebuah truk bernopol S 8899 WL yang dikemudikan Moh Fauzi (48) warga Desa Kemaduh, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk terperosok masuk jurang sedalam 5 meter dan menimpa gudang empon-empon, Minggu (17/04/2022) dini hari. Diduga, kecelakaan tunggal itu disebabkan rem blong saat di jalan menurun.

Kecelakaan di JL Raya Slahung-Ngrayun Dusun Gembes Desa/Kecamatan Slahung, Ponorogo ini menyebabkan kerugian materiil cukup besar. Apalagi, truk tidak hanya terjun ke jurang sedalam 5 meter, tapi juga muatan porang seberat 6 ton menimpa gudang empon-empon milik Tukijem (60) warga Dusun Gembes Desa/Kecamatan Slahung.

Baca juga: Diduga Palsukan Surat Kuasa dan Terima Uang Rp 1,045 Miliar, Eks Kades Mulyodadi Wonoayu Didakwa di Pengadilan Tipikor

"Truk Hino bernopol S 8899 WL bermuatan porang 6 ton ini melaju dari arah Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo menuju Nganjuk. Sesampainya di TKP mengalami rem blong. Sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan hingga masuk jurang dengan kedalaman 5 meter dan menimpa gudang empon empon, milik Tukijem itu," ujar Kapolsek Slahung AKP Hariyono kepada republikjatim.com, Minggu (17/04/2022).

Baca juga: DPRD Sidoarjo Beri Sinyal Perang Maraknya Miras dan Prostitusi, Desak Penertiban, Revisi Perda dan Ancam Turun Jalan

Selain itu, kata Hariyono karena saat kejadian kondisi lokasi masih gelap gulita, maka evakuasi truk dan muatannya dilanjutkan Minggu pagi sambil menunggu mobil derek.

"Truk dan muatan belum dievakuasi karena kondisi masih gelap dan menunggu kendaraan derek. Sekaligus menunggu penanganan Unit Laka Satuan Lantas Polres Ponorogo," tegasnya.

Baca juga: Diberi Deadline, Sidoarjo Tabuh Genderang Perang Lawan Pekat, Toko Miras dan Prostitusi Terselubung Pun Siap Disikat

Sementara dalam kecelakaan tunggal itu, lanjut Hariyono tidak ada korban jiwa. Hanya saja, truk mengalami kerusakan di bagian bodi depan dan kerusakan bangunan gudang empon-empon itu.

"Kerugian materiilnya diperkirakan sekitar Rp 15 jutaan," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru