Fisik dan Kekompakan 59 Polsuspas Digembleng Sehari Semalam, Sebelum Ikut Tradisi Pembaretan

republikjatim.com
PEMBARETAN - Sebanyak 59 Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) menjalani tradisi pembaretan pada usai melaksanakan Pembinaan Fisik Mental dan Disiplin (FMD) di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (29/01/2022) dini hari.

Pasuruan (republikjatim.com) - Sebanyak 59 Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) menjalani tradisi pembaretan, Sabtu (29/01/21) dini hari. Pembaretan ini, seusai mereka melaksanakan Pembinaan Fisik Mental dan Disiplin (FMD) di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Tidak tanggung-tanggung, sejauh 18 kilometer rute yang ditempuh untuk para ASN Kemenkumham Tahun 2020 itu. Kemudian mereka layak bisa mengenakan baret kebanggaan berwarna biru itu.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Para peserta dilepas secara seremonial oleh Plt Kadiv Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan di Rutan Bangil. Setelah itu, mereka secara berkelompok melintasi medan yang sudah ditentukan panitia. Mulai area perkotaan, pedesaan, melintasi sungai dan persawahan, tambang pasir hingga menuju finish di Makam Cina Gunung Gangsir untuk mengambil baret berlogo pengayoman itu.

Meski harus melalui medan yang cukup berat, tetapi semangat tetap ditunjukkan puluhan Polsuspas yang berasal dari Korwil Malang dan Korwil Surabaya itu.

Baca juga: APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

Putri salah satunya. Petugas Lapas Perempuan Malang itu mengaku bangga bisa menjalani proses FMD ini. Meski harus bersusah payah dari siang hingga dini hari dia mengaku tidak kapok mengikutinya.

"Ini sangat baik untuk mental dan kepercayaan diri bagi kita semua," ujar Putri kepada republikjatim.com, Sabtu (29/01/2020).

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP

Sementara Gun Gun Gunawan mengaku bangga kepada para Polsuspas yang berhasil melalui berbagai rintangan dalam FMD ini. Kegiatan itu juga sebagai salah satu bentuk implementasi dari arahan Dirjen Pemasyarakatan yaitu tiga kunci Pemasyarakatan.

"Salah satunya sinergitas. Kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas ke dalam. Yakni para petugas Polsuspas di wilayah Jatim bisa saling mengenal dan diharapkan bisa membangun sinergitas yang baik," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru