Selama Tahun 2021, Kemenkumham Jatim Gagalkan 22 Penyelundupan Narkotika ke dalam Lapas dan Rutan

republikjatim.com
PAPARAN - Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono memaparkan soal kegagalan penyelundupan narkoba ke dalam Lapas dan Rutan di Jatim, Rabu (29/12/2021).

Surabaya (republikjatim.com) - Para bandar seakan tak pernah lelah berupaya menyelundupkan narkotika ke dalam Lapas dan Rutan. Selama Tahun 2021, Kanwil Kemenkumham Jatim menggagalkan 22 kali upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas dan Rutan.

Modusnya bermacam-macam. Mulai dari diselundupkan ke dalam kemasan cat, dimasukkan perut ikan, gorengan hingga di masukkan ke dalam botol sampo. Hal itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono saat acara Refleksi Akhir Tahun, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Saat Pemeriksaan di Kejari, ‎Kades dan BPD Disebut Tahu Sejak Awal Dugaan Alih Fungsi TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit ‎

Menurutnya, pihaknya selalu berkomitmen untuk menciptakan Lapas dan Rutan yang bebas dari peredaran Handphone, Pungli dan Narkotika (Halinar).

"Kami menggencarkan deteksi dini dan pencegahan masuknya barang-barang terlarang. Terutama telepon genggam dan narkotika yang selama ini menjadi masalah utama," katanya.

Komitmen ini ditunjukkan dengan banyaknya penggagalan yang dilakukan jajarannya. Krismono menjelaskan, penggagalan terbanyak dilakukan Lapas Surabaya dengan enam kasus. Selanjutnya Lapas Kediri dengan empat kali penggagalan.

Baca juga: Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

"Dengan modus bermacam-macam. Mulai menyelundupkan dalam kaleng cat, dilempar dari luar tembok, menyangkut di selokan. Bahkan ada yang nekat diselundupkan dalam dubur warga binaan," tegasnya.

Di urutan ketiga Rutan I Surabaya (Medaeng) melakukan penggagalan sebanyak tiga kali.

"Kalau di Rutan maupun Lapas Surabaya mayoritas diselundupkan dengan memanfaatkan penitipan barang," jelasnya.

Baca juga: Heboh! Dugaan Kunci Jawaban di Kaki Kiri Peserta Seleksi Direksi Perumda Delta Tirta, Dewan Sidoarjo Siap Panggil Ketua

Namun, berkat kejelian petugas, upaya penyelundupan barang terlarang dari layanan penitipan barang secara drive thru bisa digagalkan. Meski pun alat pendeteksi narkotika masih sangat minim. Tetapi para petugas cukup optimal dalam menghalau masuknya narkotika ke dalam Lapas dan Rutan.

"Sinergi dan kolaborasi yang dijalin dengan stakeholder berjalan dengan baik. Baik kepolisian maupun BNN memberikan support optimal dengan berbagai program seperti tilik sambang, pendirian pos pengaduan hingga tindak lanjut hasil temuan yang ada," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru