Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako dan BST untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19

republikjatim.com
SALURKAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) didampingi Forkopimda Sidoarjo menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Sepande, Kecamatan Candi dan Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Kamis (29/07/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pandemi Covid-19 yang diikuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak sangat besar terhadap sektor ekonomi dan sosial, tidak terkecuali di Sidoarjo. Dalam rangka meringankan beban masyarakat selama pandemi Covid-19 dan PPKM Level 4, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bersama jajaran Forkopimda menyalurkan bantuan beras dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Sepande, Kecamatan Candi dan Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Kamis (29/07/2021).

Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI berupa beras 10 kilogram dan BST senilai Rp 600.000 mulai dibagikan kepada masyarakat penerima. Sedangkan bantuan beras disalurkan lewat bulog.

Baca juga: SMP Al Muslim Gelar Program Young Changemakers Dream It, Growth It and Do It, Ajari Pelaku UMKM hingga Kelola Sampah

Sementara BST disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Di Sidoarjo, jumlah penerima bantuan beras 10 kilogram mencapai 83.278 keluarga. Jumlah beras yang digelontorkan sebanyak 832.780 kilogram. Sementara untuk jumlah penerima BST di Sidoarjo mencapai 45.419 keluarga. Masing-masing mendapatkan BST mulai Juli sampai September masing-masing Rp 600.000 per bulan.

"Yang jelas di Sidoarjo pemberian Bansos sudah berjalan baik. Hari ini diserahkan untuk empat kecamatan atau sekitar 48.000 paket," ujar Gus Muhdlor.

Lebih jauh, Gus Muhdlor menjelaskan esensi Bansos karena penerima merupakan terdampak Covid-19. Bupati menilai tidak ada korelasi antara syarat vaksinasi dengan syarat bansos. Apalagi, penerima bansos PKH, BST dan BPNT sudah terdaftar by name by address.

Baca juga: 230 Cakades Ikut Pembekalan, Bupati Subandi Titip Pilkades Damai, Gaji Rp 5 Juta Jangan Terprovokasi Biaya Politik Mahal

"Kami bekerja sama dengan Polri,TNI dan Kejari Sidoarjo untuk mengawasi penyerahan bantuan. Bantuan itu harus sampai ke masyarakat yang membutuhkan terutama yang terdampak Covid-19," imbuhnya.

Pembagian bantuan ini, sekaligus untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung berkaitan PPKM Darurat Level 4. Termasuk penyaluran bantuan sembako bagi warga yang terdampak Covid-19.

"Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk hadir membantu masyarakat dan menjamin segala kebutuhannya. Ini ikhtiar kami. Jangan sampai ada satu orang pun warga Sidoarjo yang tidak bisa makan. Jadi kami perhatikan dengan memberikan sembako dan bantuan lainnya," tegasnya.

Baca juga: Usai Tampung Keluhan Pedagang, Bupati Sidoarjo Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional Gandeng Pengelola Pasar

Sementara dalam kesempatan ini, Bupati Sidoarjo Gus muhdlor dan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi turut membagi bantuan secara langsung ke rumah warga yang menjalani Isoman dan terdampak Covid-19.

"Pembagian door to door masyarakat agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan 5M agar kasus Covid-19 di Kota Delta dapat terus ditekan dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti semula," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru