Kondisi Darurat Covid-19, Gus Muhdlor Minta Warganya Terutama Para Lansia Di Rumah Saja

republikjatim.com
PERINGATAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memberi peringatan agar warga di rumah saat ini Sidoarjo masuk zona merah saat meninjau proses vaksinasi di Pura Penataran Agung Margo Wening, Krembung, Sabtu (10/07/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menegaskan jika masyarakat sulit diatur dan tidak mengindahkan aturan PPKM Darurat maka besar kemungkinan penerapan PPKM Darurat akan diperpanjang. Alasannya, kondisi saat ini sedang dalam darurat Covid-19. Semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo sudah penuh.

Peringatan ini disampaikan Gus Muhdlor saat meninjau proses vaksinasi di Pura Penataran Agung Margo Wening, Krembung, Sabtu (10/07/2021).

Baca juga: Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Untuk itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mewanti - wanti warga Sidoarjo agar tidak sering keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Terutama para lansia diminta untuk tetap di rumah saja.

"Sekarang ini lebih baik di rumah saja. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak jangan keluar. Terutama para lansia, mari sama-sama menjaga orang tua kita. Karena virus Covid-19 varian delta ini mudah dan cepat sekali penularannya," ujar putra pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Lebo KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) saat meninjau vaksinasi.

Baca juga: Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Pelaksanaan vaksinasi di Pura Penataran Agung Margo Wening diikuti masyarakat Hindu Sidoarjo dan warga sekitar Pura. Lebih dari 400 orang mendapatkan vaksinasi tahap 1 dan 2.

Gus Muhdlor juga melakukan evaluasi proses vaksinasi yang dinilainya terlalu panjang prosedurnya. Ia minta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo agar membuat teknis pendaftaran dan metode skrining yang tidak menyebabkan kerumunan.

Baca juga: Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

"Saya minta alur proses vaksinasi bisa diubah tanpa mengurangi point skrining kesehatan kelayakan penerima vaksin. Intinya proses vaksinasi tidak sampai membuat antrian panjang dan menyebabkan kerumunan," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru