Mudik Dilarang, Ratusan TKI Ponorogo Malah Pulang Kampung Dijemput Perangkat Desa di Disnakertrans

republikjatim.com
TKI - Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ponorogo justru sudah pulang kampung mereka langsung dijemput perangkat desa di Kantor Disnakertrans Pemkab Ponorogo, Rabu (05/05/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau yang kerap disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI ) dari luar negeri tiba di Kantor Disnakertrans Pemkab Ponorogo. Mereka tiba setelah mendarat dari Bandara Juanda, Sidoarjo.

Kendati ada larangan mudik, kini puluhan TKI itu justru sudah ada di kampung halamannya masing-masing. Mereka dijemput perangkat desa atau satgas desa masing-masing, Rabu (05/05/2021).

Baca juga: Bupati Subandi Apresiasi Bantuan Tiga Unit Sepeda Listrik CSR Indomaret untuk Satpol PP Sidoarjo

Kepala Desa Tugu, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Supriyanto membawa mobil ambulance desa siaga ke kantor Disnakertrans Pemkab Ponorogo.

"Saya menjemput warga saya yang pulang dari Malaysia. Setiba di desa akan masuk ke ruang karantina desa selama 3 hari. Itu prosedur penerapan Protokol Kesehatan (prokes)," ujarnya kepada republikjatim.com, Rabu (05/05/2021).

Salah seorang TKI, Sumari mengaku ikut rombongan kedatangan dari Surabaya karena ingin pulang kampung.

"Saya tiba dari Malaysia dikarantina di Asrama Haji Sukolilo 2 hari sebelum pulang hari ini," kata TKI asal Desa Tugu ini.

Baca juga: Dewan Direksi dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin Selamat Hari Raya Idul Fitri

Sementara Kepala Disnakertrans Pemkab Ponorogo, M Bedianto mengatakan sejak Mei 2021 ini sudah ada 119 orang TKI dari berbagai negara mereka bekerja pulang kampung.

"Lusa lalu ada 12 orang, kemarin 32 orang dan hari ini 10 orang. Total per 1 Mei sudah 119 orang TKI tiba di Ponorogo dari Malaysia, Singapura, Taiwan dan Hongkong. Mereka langsung dijemput petugas pemerintah desa atau satgas desa," ucapnya.

Baca juga: Bakti Sosial HIPMI Sidoarjo, Bagikan 100 Paket Sembako untuk Pejuang Keluarga PKL, Lansia dan Ojol Perempuan

Bedianto memaparkan ratusan TKI itu pulang karena habis masa kontraknya. Namun lantaran saat ini masih masa pandemi Covid-19, maka mereka harus mematuhi Prokes.

"Sampai Bandara Juanda mereka langsung diswab dan dikarantina 2 sampai 3 hari. Kemudian diantar ke Ponorogo. Di desanya mereka juga dikarantina lagi 3 hari. Ini menjaga masa siklus virus Covid-19. Karena selama ini ada dua TKI yang masih di Surabaya karena positif dan dikarantina di rumah sakit Indrapura, Surabaya," tandasnya. Mal /Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru