Warga Balongbendo Digemparkan Membusuknya Jenazah Pria 55 Tahun

republikjatim.com
MEMBUSUK - Sejumlah petugas Reskrim Polsek Balongbendo dan Polresta Sidoarjo melakukan olah TKP penemuan mayat Djayus (55) warga Dusun Plumpung Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo yang tewas membusuk, Selasa (09/02/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Balongbendo digemparkan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki. Diketahui mayat itu adalah Djayus (55) warga Dusun Plumpung, Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo Selasa (09/02/2021).

Mayat korban ditemukan warga sekitar di sebuah bangunan tua dekat sumur. Mengetahui adanya kabar kematian korban warga langsung berduyun-duyun melihat ke lokasi penemuan mayat itu.

Baca juga: Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Penemuan jenazah korbab, kali pertama diketahui dua orang petani yang duduk di pinggir sawah dekat rumah korban. Saat itu, kedua aksi membicarakan keberadaan korban yang beberapa hari tidak kelihatan. Begitu, penasaran dengan keberadaan korban kedua saksi langsung mengecek korban di rumahnya.

"Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia dalam keadaan membujur ke utara dalam kondisi sudah membusuk itu," ujar saksi Ali Murtado warga setempat.

Pria 60 tahun ini mengaku usai mengetahui korban tewas dirinya langsung menghubungi perangkat desa setempat. Kemudian dilanjutkan dengan memberitahu petugas piket Polsek Balongbendo.

"Sejak beberapa hari sebelumnya korban sudah tidak pernah kelihatan," ungkapnya.

Baca juga: Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Sementara Kapolsek Balongbendo, Kompol Ari Priambodo menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP dan di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan. Selama ini korban sudah lama mengidap penyakit gangguan jiwa dan hidup sebatangkara di rumahnya.

"Saat dievakuasi, keluarga besar korban tidak menghendaki untuk divisum. Keluarga sudah menerima sebagai takdir dan memohon korban segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat," katanya.

Baca juga: Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Selain itu, kata Ari, pihak keluarga membuat penyataan tidak menuntut demi hukum yang ditandatangani di atas materai dan diketahui Pj Kepala Desa Bakungpringgodani.

"Tapi kami tetap melaksanakan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi di TKP," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru