Perangi Covid-19, BHS dan Golkar Sidoarjo Beri Bantuan Ratusan APD untuk Rumah Sakit Rujukan

republikjatim.com
SERAHKAN - Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono dan tim BHS menyerahkan bantuan APD ke manajemen Rumah Sakit Siti Hajar Sidoarjo, Sabtu (11/04/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sidoarjo memberikan 120 Alat Pelindung Diri (APD) sejumlah rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19. Pemberian bantuan APD itu, lantaran saat ini para tenaga medis sangat membutuhkan APD untuk merawat para pasien Covid-19.

Sejumlah rumah sakit rujukan yang diberi bantuan APD itu, diantaranya adalah RSI Siti Hajar Sidoarjo dan RSI Siti Khodijah, Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Selain itu juga ada Puskesmas Sukodono. Rata-rata setiap rumah sakit ini mendapatkan 40 APD bantuan tim BHS dan Partai Golkar Sidoarjo itu.

"Saat ini Pemkab Sidoarjo masih sangat terbatas dalam menyediakan APD untuk rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19. Sedangkan para dokter dan perawat (tim medis) yang menangani pasien sangat membutuhkan APD. Karena para dokter dan perawat harus tetap safety dalam menangani pasien covid-19. Makanya kami memberikan APD untuk membantu para pejuang virus Corona tetap aman sesuai dengan aturan dalam menangani semua pasien," terang Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono usai penyerahan di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Sabtu (11/04/2020).

Hal senada disampaikan salah satu Koordinator Tim Pemenangan BHS, Supriyono. Menurutnya selama ini BHS dan timnya selalu gencar melakukan berbagai kegiatan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Diantaranya penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan hand sanitizier maupun melalui memasang baliho (banner) tentang Penaganan Covid-19 baik di desa-desa, perumahan maupun sejumlah pasar serta tempat umum lainnya.

"Sekarang Pak BHS beserta dengan Golkar memberikan APD. Karena APD ini sangat dibutuhkan tenaga medis di seluruh rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19," tegasnya.

Sementara Wakil Direktur Medis RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr Sulistyo mengucapkan rasa terima kasih kepada tim BHS dan Partai Golkar atas bantuan APD itu. Baginya bantuan APD itu, dapat meringankan beban rumah sakit dalam menyediakan APD untuk para tenaga medisnya.

"Karena APD ini, memang sangat dibutuhkan para tenaga medis yang membantu merawat para pasien Covid-19. Saat ini, di RSI Siti Hajar Sidoarjo ketersediaan APD hanya mampu bertahan dua minggu lantaran kebutuhannya masih tergolong tinggi. Karenanya, kami akan mengusahakan APD yang tidak hanya sekali pakai. Masalahnya stok barangnya cukup sulit," ungkapnya.

Saat ini, kata dr Sulis, rumah sakit milik Nahdlatul Ulama’ (NU) ini berupaya maksimal dengan menyediakan 18 tempat tidur untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien yang positif terpapar Covid-19. Ruang itu terbagi di 9 ruangan. Sehingga satu ruangan terdiri dari dua pasien Covid-19.

"Per hari ini, kami masih merawat 7 PDP. Kondisinya masih seorang pasien menghuni satu ruangan. Makanya, kami berharap muda-mudahan pasien Covid-19 itu, tidak betambah lagi," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru