Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2020 di tengah pandemik virus Corona (Covid-19), Polresta Sidoarjo mempersiapkan berbagai upaya antisipasi ketika ada masyarakat yang tetap nekat pulang ke kampung halamannya. Salah satunya, Polresta Sidoarjo mulai mendirikan Posko Mudik dan Pelayanan Covid-19 di Stasiun Kereta Api (KA) Sidoarjo, Stasiun KA Tanggulangin, dan terminal Bus Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Berdasarkan penyebutan posko dan tempatnya akan dibuat senyaman mungkin bagi masyarakat. Selain itu, jika ada masyarakat yang datang atau pergi melalui tiga titik lokasi itu, bakal melalui beberapa prosedur kesehatan sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.
Sejumlah prosedur yang dilalui itu, diantaranya petugas gabungan akan mengukur suhu tubuh. Selain itu, pemudik wajib cuci tangan menggunakan hand sanitizer. Kemudian melewati bilik sterilisasi yang disemprotkan cairan disinfektan ke tubuh.
"Tidak hanya itu, di lokasi posko juga disiapkan petugas medis beserta peralatan kesehatan dan ambulance," terang Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Jumat (03/04/2020) saat pengecekan pendirian Posko Mudik dan Pelayanan Covid-19.
Sumardji memastikan pelayanan ke masyarakat dapat berjalan maksimal dan situasi Kamtibmas bakal tetap aman dan kondusif. Khususnya dalam mengantisipasi penyebarluasan virus Corona itu.
"Di tengah pandemi virus Corona, kami (Polri) juga menghimbau kepada masyarakat agar tahun ini untuk tidak mudik. Namun, bukan berarti kami tidak melakukan upaya-upaya antisipasi masih adanya pemudik. Makanya, kami menyiapkan posko agar masyarakat yang tetap ngotot datang ke Sidoarjo dapat disterilisasi dulu," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi