Gus Muhdlor Tampung Keluhan Warga Tropodo dan Sedenganmijen Krian

republikjatim.com
MENYAPA - Bacabup Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menyapa ibu-ibu yang berbelanja di Dusun Balepanjang, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Sabtu (14/03/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kegiatan Sobo Mlijo Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali di Kecamatan Krian berakhir di Desa Tropodo dan Desa Sedenganmijen. Di lokasi itu, Gus Muhdlor mengunjungi dua warung mlijo milik Zaenal Abidin di Dusun Klagen dan Ny Mintu di Dusun Balepanjang, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Sabtu (14/03/2020).

Di Dusun Balepanjang, sambutan dan antusias ibu-ibu maupun warga sekitar menarik perhatian Gud Muhdlor. Mereka berbincang akrab mengenai berbagai masalah yang ada di lingkungan mereka. Ny Mintu dan warga lain mengaku senang karena ada calon bupati yang bersedia bertatap muka langsung. Apalagi, karakter Gus Muhdlor suka bercanda menjadi suasana pertemuan itu semakin penuh keakraban.

"Saya memilih Desa Tropodo sebagai lokasi kunjungan karena kultur masyarakatnya kompak dan religius. Seusai salat subuh menjadi waktu yang tepat menghampiri dan berdialog dengan warga. Apalagi, selama ini warga tahu saya baru lewat gambar," terang Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Sabtu (14/03/2020).

Seusai bertemu kalangan ibu rumah tangga, Gus Muhdlor menilai ada sejumlah harapan yang disampaikan warga jika dirinya terpilih menjadi Bupati Sidoarjo. Harapan itu, diantaranya menjadikan Kota Delta semakin maju dan jelas arah pembangunannya. Bahkan, salah seorang warga (Ernawati) mengaku senang dengan kehadiran Muhdlor usai Salat Subuh. Menurutnya, Bacabup yang mau datang ke masyarakat di pagi hari menjadi wujud keseriusan menyapa dan mendekati rakyatnya.

"Bagi saya, keinginan ibu-ibu belanja di pagi hari itu menjadi prioritas utama. Sekaligus menjadi dasar yang harus diprioritaskan dalam program-program pemerintahan selanjutnya. Kerena di pagi itu kehidupan di keluarga dan masyarakat Sidoarjo mulai," tegasnya.

Sementara di Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Gus Muhdlor juga menampung berbagai harapan ibu-ibu terutama soal penataan tata ruang pasar desa. Selama ini, sejumlah pasar desa yang berkembang belum mendapat sentuhan pemerintah untuk pengembangannya.

"Padahal pasar desa itu menjadi modal bergeliatnya perekonomian kerakyatan warga sekitar," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru