Sidoarjo (republikjatim.com) - Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Anom Suroto kembali menghibur masyarakat Sidoarjo di hari jadi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020 ini. Kali ini dalang asal Surakarta Jawa Tengah ini menampilkan lakon Tumuruning Wahyu Ke Prabon.
Ki Anom Suroto tidak sendiri dalam memainkan tokoh-tokoh pewayangan itu. Dia berkolaborasi apik memainkan jalannya cerita disajikannya bersama Ki Bayu Aji yang tak lain anaknya sendiri.
Seperti tahun-tahun yang lalu, pagelaran wayang kulit semalam suntuk itu digelar di pendopo Delta Wibawa, Jumat, (21/02/2020) malam. Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin membuka pagelaran wayang kulit itu.
Pembukaan ditandai Wabup menyerahkan tokoh wayang Gatot Koco kepada dalang Ki Bayu Aji. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji serta anggota DPRD Sidoarjo Ali Sutjipto dan Sekda Sidoarjo Achmad Zaini hadir menyaksikan acara itu.
Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan pagelaran wayang kulit ini dalam rangka memperingati hari jadi ke 161 Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan rutin diselenggarakan setiap tahun saat hari jadi Kabupaten Sidoarjo. Selain pagelaran wayang kulit juga ada berbagai kegiatan lain untuk menyemarakkan hari jadi Kabupaten Sidoarjo itu.
"Seperti kegiatan doa dan santunan bersama seribu anak yatim yang akan diselenggarakan Minggu (23/02/2020). Puncaknya kegiatan Delta Carnival. Kegiatan ini menampilkan keanekaragaman seni budaya Sidoarjo," katanya.
Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini menilai pagelaran wayang kulit tidak hanya menjadi hiburan semata. Ada teladan yang baik dari tokoh-tokoh pewayangan yang diceritakan dalang. Baginya keteladanan yang baik penting untuk dianut.
"Panutan terhadap hal-hal yang baik akan menuntun seseorang untuk berbuat baik. Untuk itu, kami berharap pagelaran wayang kulit seperti ini dapat terus bertahan sebagai seni dan budaya bangsa yang membawa kebaikan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi