Usai Blusukan ke Pasar, Gus Muhdlor Kerja Bakti Bersama Warga Masangankulon

republikjatim.com
KERJA BAKTI - Bacabup Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bekerja bakti di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo bersama warga dan para relawannya membangun musala dan membersihkan jalan desa, Minggu (19/01/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Blusukan dan Sobo Pasar Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali masih berlangsung. Kali ini giliran pasar di Kecamatan Sukodono menjadi sasaran blusukan kader NU millenial ini. Blusukan ini, tepatnya di Pasar Krempyeng Desa Sukolegok, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Minggu (19/01/2020).

Yang menarik dalam kagiatan hari ini, kehadiran Gus Muhdlor di Desa Masangankulon, Kecamatan Sukodono tidak hanya blusukan ke pasar. Akan tetapi, kehadiran Putra Pengasuh Pesantren Bumi Sholawat ini lantaran inisiatif warga setempat. Warga menghadirkan CEO SidoResik itu untuk terlibat dalam kerja bhakti bersama warga setempat.

Seusai blusukan di Pasar Sukolegok, Gus Muhdlor langsung menuju Desa Masangankulon. Direktur Pendidikan Bumi Sholawat ini bergabung dengan warga yang melaksanakan kerja bhakti pembangunan musala, masjid dan membersihkan jalan desa itu.

Setibanya di Masangankulon, Gus Muhdlor mengaku terkejut dengan sambutan warga. Saat melewati Gapura Desa Bacabup ini melihat fotonya terpampang di atas gapura. Tak hanya itu, putra KH Agoes Ali Masyhuri ini juga disambut lantunan shalawat kesenian terbang Ishari.

"Saya kaget dan tak nyangka dengan sambutan warga seantuias ini," ucap Gus Muhdlor.

Atas sambutan itu, Gus Muhdlor mengaku sangat mengapresiasi inisiatif warga Masangankulon ini. Apalagi, warga melakukan berbagai usaha untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dan asri.

"Bagi saya Masangankulon ini masuk salah satu desa pelopor kebersihan. Otomatis menjadi desa pelopor keimanan," ungkapnya.

Karena usaha warga menjaga lingkungan, Gus Muhdlor membagikan tong sampah agar kebersihan tetap terjaga. Selain itu, berpesan agar warga selalu menjaga lingkungan sebagai usaha bersama, bukan hanya pemerintah saja.

"Berapapun anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk program kebersihan lingkungan, kalau tidak dibarengi dengan usaha masyarakat sadar akan kebersihan lingkungannya maka mustahil program itu bakal sukses," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru