Warga Balongbendo Keluhkan PJU Padam dan Potongan Pohon Ambruk Dibiarkan

republikjatim.com
DIBIARKAN - Bonggol Pohon Ambar yang ambruk dan menutup JL Raya Surabaya - Mojokerto di Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo dibiarkan dan PJU masih padam dikeluhkan warga, Jumat (10/01/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Para pengguna JL Raya Surabaya- Mojokerto mulai mengeluh. Ini menyusul, potongan Pohom Ambar yang ambruk dan menutup jalan propinsi itu, dibiarkan berserakan di pinggir JL Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Padahal, musibah angin kencang yang merobohkan pohon di JL Mayjend Bambang Yuwono di depan toko Hajir Dusun Cirokulon ini sudah memasuki hari kelima. Kini potongan Pohon Ambar yang berserakan itu dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Apalagi, Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar pohon tumbang akibat angin kencang yang sempat menimpa dua mobil itu, hingga saat ini belum menyalah (masih padam).

"Kami mengeluhkan karena ranting pohon ambar hanya dipinggir hampir menyentuh aspal jalan raya. Hingga hari ini belum diangkut. Itu sangat membahayakan bagi pengguna jalan raya khususnya roda dua," kata Ny Nur Sholikhati kepada republikjatim.com, Jumat (10/01/2020) malam.

Selama ini, lanjut Nur di lokasi tepat Pohon Ambar roboh itu sering terjadi kecelakaan. Karenanya potongan pohon baik ranting, batang maupung bonggolnya seharusnya dibersihkan.

"Bukan mala dibiarkan di pinggir jalan seperti sekarang ini," pintah warga Desa Bakungtemenggungan ini.

Keluhan yang sama disampaikan Subagio. Buruh pabrik di bengkel wilayah Lingkar Timur, Sidoarjo ini mengaku setiap hari harus pulang pergi dan melewati sepanjang jalan itu. Namun sudah 5 hari aliran listrik PJU tidak kunjung menyalah.

"Ini sudah 5 hari PJU masih tetap padam. Pohon ambar yang roboh tepat di jalan menciut sesudah tikungan dibiarkan saja. Ini mengganggu pengguna jalan," tegasnya.

Apalagi, di lokasi itu kata Subagio, saat jalan melebar, mobil biasanya melaju kencang. Namun, sesudah itu jalannnya menyempit bisa jadi bakal menyulitkan para pengemudi kendaraan.

"Kasihan pengguna motor yang belum tahu lokasi. Karena di depan masih ada potongan pohon ambar yang berserakan. Apalagi dibiarkan mepet di bahu kiri jalan dari arah Surabaya menuju Mojokerto," ungkapnya.

Untuk itu, Subagio berhatap potongan pohon itu segera dibersihkan. Selain itu, lampu PJU yang masih padam segera dibenahi dan dinyalahkan.

"Kami berharap kepada instansi terkait untuk segera mengangkut potongan Pohon Ambar dan menyalahkan lampu PJU sepanjang jalan itu," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana angin kencang yang mengakibatkan Pohon Ambar ambrukn Senin (06/01/2020) petang. Saat tumbang, pohon menutup sepanjang jalan propinsi dan sempat membuat kemacetan JL Raya Surabaya - Mojokerto itu selama 2 jam. Selain itu, ambruknya pohon itu menimpa dua mobil.

Bahkan salah satu sopir, Endang Rustiawan (56) warga JL Laksda Adi Sucipto, Denanyar, Jombang yang mengendarai mobil Suzuki Ertiga bernopol S 1794 ZH menjadinkorban. Dia mengalami luka parah di kakinya dan dievakuasi ke RSU Citra Medika. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru