Bangun Desa Sekaligus Beri Inspirasi di Wilayah Pelosok Jejak Pengabdian Mahasiswa KKNT UNESA 2026 di Ampeldento Malang

republikjatim.com
KKNT - Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai perjalanan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) 2026 di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Malang selama 2 bulan kemarin.

Malang (republikjatim.com) - Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai perjalanan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) 2026 di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Selama kurang lebih dua bulan, para mahasiswa membaur bersama warga untuk merealisasikan berbagai program kerja lintas disiplin ilmu yang inovatif, edukatif dan berdampak langsung pada masyarakat.

​Perjalanan pengabdian diawali dengan pembukaan resmi di tingkat Kecamatan Pakis, dilanjutkan dengan penyambutan hangat secara simbolis di Kantor Desa Ampeldento bersama Perangkat Desa setempat. Langkah awal ini, menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa untuk mengenali potensi, lingkungan serta dinamika sosial masyarakat Ampeldento.

Baca juga: Inovasi Edukasi di Lereng Gunung, GAZERA Hadir di Belik Trawas, Wujudkan Laboratorium Alam Edutechnopreneurship

​Mahasiswa dari berbagai fakultas di UNESA ini membagikan ilmunya lewat aksi nyata yang menyasar berbagai lapisan warga. Diantaranya :

1. ​Pengembangan Olahraga Anak (FIK) Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan merenovasi dan membenahi sarana prasarana lapangan di SDN 1 Ampeldento. Tak sekadar fisik, mereka juga menggelar lomba senam dan futsal untuk siswa Kelas 4, 5 dan 6 untuk menanamkan nilai sportivitas, kerja sama dan gaya hidup aktif.

2. ​Kreativitas Ramah Lingkungan (FMIPA): Mengusung teknik eco print, siswa Kelas 4 SDN 1 Ampeldento diajak berkreasi memindahkan warna dan motif alami daun ke media totebag melalui teknik pemukulan (pounding). Kegiatan ini, mengenalkan pemanfaatan pigmen alami tanpa bahan kimia sintetis sekaligus melatih kepedulian lingkungan sejak dini.

3. ​Edukasi Finansial dan Pencegahan Kejahatan Digital (FEB)
Mengingat maraknya fenomena judi online dan penipuan investasi, mahasiswa Prodi Manajemen mengadakan sosialisasi bagi Perangkat Desa serta pemuda dan pemudi Ampeldento. Warga dibekali pemahaman mendalam tentang bahaya judi online, cara mengenali investasi bodong, hingga pentingnya memilih instrumen investasi yang legal dan terdaftar.

4. ​Kampanye Anti-Bullying (FISIP) Mahasiswa Prodi Administrasi Publik memberikan edukasi perlindungan anak di SDN 1 Ampeldento. Melalui sesi interaktif, para siswa diajak menuliskan pengalaman perundungan yang pernah dialami atau dilihat untuk menumbuhkan rasa empati dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.

​Sebagai wujud pengabdian yang utuh, seluruh anggota KKNT UNESA berkolaborasi menyusun Profil Desa Ampeldento. Dokumen dan tayangan profil ini merangkum seluruh potensi serta data penting desa yang nantinya dapat dimanfaatkan pemerintah desa setempat.

​Rangkaian pengabdian ditutup secara meriah di Kantor Desa Ampeldento. Malam penutupan diwarnai dengan unjuk bakat pentas seni dari warga Dusun Nusantoro, Dusun Curahampel, dan Dusun Dami, pertunjukan flashmob energik dari mahasiswa serta penayangan video after movie perjalanan pengabdian.

Baca juga: Proyek Rumah Pompa Sidokare Rp 2,9 Miliar Dikerjakan Asal-Asalan, Wabup Sidoarjo Geram Desak Kontraktornya Diblacklist

​Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr Hitta Alfi Muhimmah, S.Pd., M.Pd memberikan apresiasi tinggi atas capaian para mahasiswa selama bertugas di Ampeldento.

​"Pelaksanaan KKNT UNESA di Desa Ampeldento menunjukkan kehadiran mahasiswa benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program-program yang dilaksanakan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja. Akan tetapi, dirancang berdasarkan kebutuhan warga, dilaksanakan secara kolaboratif dan menyentuh persoalan yang ada di tingkat desa," ujar Dr Hitta Alfi Muhimmah kepada republikjatim.com, Senin (28/09/2026).

Dr Hitta menambahkan kehangatan komunikasi mahasiswa telah membuat program-program yang diusung diterima dengan sangat baik oleh pemerintah dan warga desa setempat.

​"Inilah esensi KKNT yang sesungguhnya. Yakni mahasiswa hadir bukan hanya untuk belajar dari masyarakat saja. Akan tetapi, juga menjadi bagian dari solusi, menguatkan potensi desa serta menghadirkan inovasi yang dapat terus dikembangkan setelah program berakhir," tegasnya.

Baca juga: Dua Pesilat Harmoni Club Sapu Gelar Juara I, Antar Pagar Nusa Sidoarjo Raih Juara Umum Saat Kejurwil X Jatim Banyuwangi

​Sementara Ketua KKNT atau Koordinator Desa (Kordes) Ampeldento 2026, Abdullah Alfi Sidiq menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa, M Khotib Sekretaris Desa, Satriyo Utomo serta seluruh warga Desa Ampeldento atas bimbingan dan kehangatan yang diberikan selama masa pengabdian di desa itu.

​"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Ampel Dento atas kerja sama, bimbingan dan dukungan selama pelaksanaan KKN. Banyak pelajaran berharga yang kami peroleh dari kehidupan bermasyarakat di desa ini. Semoga program-program yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat dan terus berkelanjutan," tandas Abdullah Alfi Sidiq.

​Meski masa pengabdian KKNT UNESA 2026 telah usai, jejak karya, edukasi dan jalinan silaturahmi yang terbangun dipastikan akan terus memberikan nilai positif bagi kemajuan Desa Ampeldento.

"Kami optimis semua yang kami beritakan ke desa akan memberi manfaat jangka panjang bagi Desa Ampeldento," pungkasnya. Rit/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru