Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

republikjatim.com
SOSIALISASI - Bawaslu Sidoarjo bergerak cepat mengedukasi generasi muda kerjasama dengan Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (PCLP) Ma'arif NU Sidoarjo menggelar safari edukasi bertajuk "Bawaslu Sidoarjo Goes to School" membidik 9 SMA/SMK/MA se Sidoarjo, R

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pesta demokrasi beberapa tahun mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat mengedukasi generasi muda. Bergandengan tangan dengan Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (PCLP) Ma'arif NU Sidoarjo, Bawaslu menggelar safari edukasi bertajuk "Bawaslu Sidoarjo Goes to School" yang membidik 9 sekolah SMA/SMK/MA se-Kabupaten Sidoarjo.

​Pada tahap awal pelaksanaannya yakni tanggal 1 sampai 2 September 2026, kegiatan ini telah berhasil membakar semangat ratusan pelajar kelas 12 di tiga sekolah pembuka. Yakni di SMK YPM 8 Sidoarjo, SMK Diponegoro dan MANU Sidoarjo.

Baca juga: Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

​"Pemilih pemula adalah pilar penting masa depan demokrasi kita. Kami ingin adik-adik (pelajar) tidak hanya sekadar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saja. Akan tetapi, juga punya kesadaran dan literasi politik untuk menolak praktik kecurangan seperti politik uang maupun hoaks," ujar Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha kepada republikjatim.com, Rabu (02/09/2026).

​Program ini, lanjut Agung tidak hanya sekadar sosialisasi teori di dalam kelas saja. Melainkan, membawa dua misi strategis untuk menjaga kualitas pemilu. Diantaranya mencetak pengawas partisipatif karena mengingat sekolah di bawah naungan Ma'arif NU memiliki basis pemilih pemula yang sangat besar. Bahkan, para siswa dibekali pemahaman hak politik agar berani mengawali integritas demokrasi di lingkungannya.

Sedangkan kedua menjadi uji petik data pemilih (DPB). Jadi, Bawaslu turun langsung memverifikasi keakuratan Data Pemilih Berkelanjutan  (DPB) secara faktual di lapangan.

"Langkah ini untuk memastikan seluruh siswa yang telah genap berusia 17 tahun hak pilihnya dijamin dan tidak tercecer dari daftar pemilih," tegas Agung Nugraha.

Baca juga: Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Sementara ​Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sidoarjo, Agisma D Fastari menambahkan  momen ini menjadi kunci penting memvalidasi pemilih baru.

"Kami memverifikasi langsung agar hak konstitusional pelajar yang memenuhi syarat usia benar-benar terakomodasi," jelasnya.

Baca juga: Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

​Safari Bawaslu Goes to School ini akan terus berlanjut secara bertahap ke 6 sekolah Ma'arif NU lainnya sepanjang bulan September 2026. 

"Upaya ini, demi mewujudkan Pemilu Sidoarjo yang bersih, jujur dan berintegritas," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru