Sidoarjo (republikjatim.com) - Kemeriahan Peringatan HUT RI ke 81 di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo disulap menjadi panggung seni kolosal yang memukau. Warga RT 13 RW 04 tampil begitu mendominasi dalam gelaran Karnaval Desa Lebo 2026 dengan mengusung legenda ternama Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.
Sejak garis awal keberangkatan, kontingen RT 13 RW 04 menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute. Alur cerita dihadirkan secara dramatis, dimulai dari syarat mutlak lamaran Roro Jonggrang yang meminta dibangunkan 1.000 candi dalam semalam. Suasana kian hidup saat pasukan gaib di bawah komando Raja Jin, Rudi (Ambon) dikerahkan untuk mendirikan candi-candi itu.
Klimaks pertunjukan menyajikan ketegangan ketika Roro Jonggrang berbuat licik dengan memerintahkan para dayang menabuh lesung dan membakar jerami agar ayam jantan berkokok lebih awal. Pertunjukan ditutup dengan puncak cerita yang tragis saat Bandung Bondowoso yang murka mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu sebagai pelengkap candi ke-1000.
Sajikan teatrikal ini, tampil begitu hidup berkat tangan dingin Rita Kristanti yang bertindak selaku narator sekaligus koreografer. Rita menata setiap alur cerita dan gerakan tarian warga secara epik, mulai dari gesture tegas Bandung Bondowoso, keanggunan Roro Jonggrang dan para dayang hingga gerakan mistis nan dinamis dari raja beserta pasukan Jin.
Di balik megahnya penampilan di lapangan itu, kekompakan warga RT 13 RW 04 menjadi kunci utama. Antusiasme luar biasa tampak dari keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua dan lansia. Mereka tampil percaya diri mengenakan kostum tematik yang detail mulai dari riasan pasukan jin hingga gaun anggun para dayang. Selain itu, juga membawakan setiap gerakan tari dengan penuh semangat setelah berminggu-minggu berlatih bersama di lingkungan RT.
Daya tarik tampilan RT 13 RW 04 terbukti sukses menyihir lautan penonton. Bahkan di setiap titik pertunjukan yakni mulai dari garis pemberangkatan, pertigaan Ponpes Bumi Shalawat hingga pertigaan Lebo Timur. Aksi teatrikal dan tarian warga selalu disambut riuh tepuk tangan serta apresiasi antusias dari warga yang menyaksikan parade karnaval HUT RI itu.
Koordinator RT 13, Nur Anita menyatakan rasa optimisnya penampilan teatrikal dan tarian kolosal tahun ini dapat membawa kontingennya keluar sebagai pemenang utama Karnaval Desa Lebo 2026.
"Karena kekompakan warga, kami optimis pertujukan dan tarian kolosal warga bakal memukau para juri dan para penonton di setiap pertunjukkan," ujar Nur Anita kepada republikjatim.com, Sabtu (29/08/2026) sore.
Keyakinan itu, lanjut Nur Anita didasari oleh rekam jejak manis pada gelaran tahun sebelumnya. Pada karnaval tahun 2025 lalu, RT 13 RW 04 berhasil menyabet predikat Juara 3. Dengan persiapan yang jauh lebih matang, konsep cerita yang kuat, pertunjukan memukau di sepanjang rute.
"Termasuk, keterlibatan aktif seluruh warga, target meraih Juara 1 dalam semarak HUT RI ke-81 ini dinilai sangat realistis," tegas Nur Anita yang juga berprofesi sebagai guru ini.
Baca juga: Dorong Produk Lokal Naik Kelas, Wabup Mimik Idayana Resmi Buka Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 di Ciplaz
Sementara Ketua RT 13, Eko Budianto mengapresiasi seluruh kreasi, daya dan upaya warganya yang mau bergotong royong mempersembahkan pertunjukkan dalam karnaval setiap tahun itu. Apalagi, seluruh properti, sarana dan prasarananya merupakan hasil swadaya warga RT 13 itu sendiri.
"Sebagai Bapaknya warga, kami selalu berupaya mensupport semua kemauan dan keinginan warga. Harapan kami juga bisa menjadi juara. Karena karnaval ini, juga menunjukkan kekompakan dan keguyuban warga RT 13 yang sudah terbangun lama," pungkas Eko yang baru menjabat Ketua RT dalam beberapa bulan terakhir ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi